Banjir dan Macet Jadi Langganan di Jalan Cileungsi-Jonggol, Pemkab Terkesan Abai

Banjir genangi jalan Trans Yogi Cileungsi-Jonggol (dok. KM)
Banjir genangi jalan Trans Yogi Cileungsi-Jonggol (dok. KM)

BOGOR (KM) – Buruknya infrastruktur yang ada di wilayah timur Kabupaten Bogor dikeluhkan banyak warga. Salah satunya, buruknya saluran air (drainase) yang ada di Jalan Raya Transyogi Cileungsi-Jonggol, tepatnya di depan perumahan Duta Cileungsi, sehingga menyebabkan ruas jalan tersebut tergenang banjir saat hujan mengguyur.

Salah seorang pengemudi ojek online Dani (28) mengatakan, setiap kali hujan jalan yang ada di depan perumahan Duta ini selalu banjir, dan hal ini sudah lama selalu terjadi.

“Dari tahun ke tahun, kalau musim hujan jalan ini selalu banjir. Sejak saya belum menjadi ojek online memang sering banjir,” katanya, Selasa (24/10/2017) malam.

Ia menjelaskan, sudah lama drainase tersebut tak tersentuh perbaikan. Padahal, efeknya sudah sangat jelas menyebabkan banjir. Bahkan, banjir ini pun sangat mengganggu arus lalu lintas.

“Banyak sepeda motor yang mogok karena kemasukan air saat melintasi jalan ini, mobil pun jalannya pelan-pelan, sehingga kemacetan pasti panjang,” jelasnya.

Apalagi, kata Dani, bagi orang-orang yang menggantungkan hidupnya pada sepeda motor untuk mencari nafkah seperti dirinya, hal ini sangat merugikan. Pasalnya, dirinya harus merogoh kocek lebih dalam karena motornya mogok terendam banjir.

“Jelas kami sangat mengeluhkan hal ini, karena biaya servis motor itu lumayan mahal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gandoang Pemuda Bersatu (GPS) Kurniawansyah mengungkapkan, dirinya pun merasa bingung terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki drainase tersebut. Padahal, banjir diruas jalan itu hampir setiap tahun terjadi.

“Saya juga bingung, perbaikan drainase itu tidak diajukan oleh pemerintah desa, atau pemerintah kecamatan, atau memang sengaja untuk tidak diperbaiki,” ungkapnya.

Dirinya pun mendesak agar pemerintah segera memperbaiki kondisi drainase yang ada di Jalan Raya Transyogi Cileungsi-Jonggol. Apalagi, jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar. “Bogor timur ini jangan hanya dikeruk potensinya saja, tapi infrastrukturnya tidak diperhatikan,” tandasnya.

Pantauan di lapangan, anggota Polsek Cileungsi pun sudah berbuat semaksimal mungkin untuk mengatur lalu lintas, di beberapa titik sepanjang Jalan Raya Transyogi Cileungsi-Jonggol. Namun, akibat tingginya genangan air yang ada di jalan tersebut, pihak kepolisian pun tak bisa berbuat banyak.

Reporter: Yudhi/Red
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*