Wakil Walikota Bekasi Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMKN 15

Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu meletakkan batu pertama dalam pembangunan SMKN 15 Kota Bekasi, Rabu 6/9 (dok. KM)
Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu meletakkan batu pertama dalam pembangunan SMKN 15 Kota Bekasi, Rabu 6/9 (dok. KM)

BEKASI (KM) – Peletakan batu pertama awal proses pembangunan SMKN 15 Kota Bekasi di Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Rabu 6/9.

Pembangunan gedung SMKN 15 menelan biaya sebesar Rp 2,6 miliar yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud yang diambil dari Dana Alokasi Khusus. Untuk teknis pembangunannya secara langsung dilakukan oleh pihak sekolah yang bersangkutan tanpa melalui pihak ketiga, dan hal tersebut berguna karena memperlancar dalam sistem pengawasan terkait spesifikasi bangunannya.

Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya “sangat bersyukur” dapat hadir serta melakukan peletakan batu pertama SMKN 15 Kota Bekasi. “Tentu dengan hadirnya gedung ini, nantinya bisa dapat meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Bekasi, khususnya warga sekitar sini, sehingga anak-anak di Kota Bekasi bisa menjadi orang-orang yang memiliki keahlian & potensi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Wakil Walikota Bekasi yang juga menjadi balon Wagub Jabar, bahwa kesuksesan dan prestasi sulit terwujud jika hanya anak-anak yang didorong, tapi orang tua tidak mendorong, guru abai, pemerintah provinsi dan kota tidak menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. “Itu akan sangat sulit. Oleh karena itu, siang ini kita saksikan peletakan batu pertama, semoga proses pembangunannya cepat selesai. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang. Kalau tenang, mereka bisa lebih semangat lagi,” katanya.

Wakil Walikota Bekasi ini juga menambahkan bahwa Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar akan bersama dan berusaha menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait sarana prasarana yang masih tidak memadai, khususnya 4 SMA dan 4 SMK Negeri, yang memang sudah dicanangkan diberikan unit gedung baru, yakni SMA Negeri 19, 20, 21 dan 22 dan SMK Negeri 12, 13, 14 dan 15.

“Memang tahun ini ada proses alih kelola di Dinas Pendidikan, khususnya di SMA/SMK Negeri dan Swasta, yang semulanya dikelola oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Bekasi, sekarang dikelola oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Namun saya yakin, meskipun ada beberapa masalah yang belum sinkron, saya berharap itu hanya karena masa-masa transisi alih kelola,” ujarnya menerangkan.

Wakil Walikota Bekasi ini berharap Disdik Kota Bekasi dapat terus melakukan koordinasi dengan Disdik Jabar dan Kepala Sekolah serta guru-guru SMA maupun SMK, dan begitu pula sebaliknya. “Sehingga kebersamaan itu terbangun, kebersamaan yang akan mengantarkan kita meraih prestasi,” tuturnya.

Kepala SMKN 15 Kota Bekasi, Suprihatin, di tempat yang sama usai acara, kepada awak media mengatakan bahwa pihak sekolah mendapatkan bantuan dari Kemendikbud melalui Direktorat PSMK sebesar 2,6 miliar untuk pembangunan sekolah. “Dari nilai anggaran sebesar itu dapat membangun 5 RKB, 2 RPS, 1 gedung utama, pengadaan meubelair, alat bantu dua jurusan, PAM dan listrik. Dan alhamdulillah sudah berjalan pembangunan pondasinya dan hari ini Wakil Walikota, Ahmad Syaikhu melakukan peletakan batu pertama,” ungkapnya kepada awak media.

“Kita akan kejar terus penyelesaian pembangunannya, sebab ini merupakan swakelola yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengelola sendiri. Karena pembangunan gedung SMKN 15 ini tak ditenderkan kepada pihak ketiga. Saya sendiri kebanyakan di lapangan mengawasi proses pembangunan gedung sekolahnya dengan harapan hasilnya dapat bagus, dan Insya Allah gedung sekolah sudah bisa digunakan oleh para siswa,” tambah Suprihatin.

Reporter: Jans
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: