SMPN 5 Depok Gelar Workshop Pendidikan Karakter

Kadisdik Kota Depok M. Thamrin (tengah) beserta Kepsek SMPN 5 dan staf usai Workshop PPK, Jumat 8/9 (dok. KM)
Kadisdik Kota Depok M. Thamrin (tengah) beserta Kepsek SMPN 5 dan staf usai Workshop PPK, Jumat 8/9 (dok. KM)

DEPOK (KM) – SMP Negeri 5 Depok Jumat 8/9 mengadakan acara workshop program pendidikan karakter bersama Kadisdik Kota Depok M. Thamrin sebagai pembicara di hadapan seluruh jajaran guru dan staf SMPN 5 Depok.

“Pendidikan karakter pada anak serta siswa sangatlah penting. Pondasi awalnya adalah berketuhanan, artinya kita sebagai guru jangan pernah lelah menyampaikan serta diiringi mencontohkan pada siswa bahwa wajib menjalankan ibadah sesuai agama yang diyakininya masing-masing. Sehingga siswa merasa selalu terawasi oleh Allah Swt. Maka timbulnya rasa kejujuran,” papar Thamrin.

“Tumbuhkan rasa cinta tanah air pada negara ini juga budaya, dengan tidak menyepelekan simbol-simbol negara,” sambungya.

“Melaksanakan upacara bendera setiap Senin dan hari besar kenegaraan, arahkan siswa untuk mengikuti ekstra kurikuler karena di dalamnya memiliki unsur bersosial, team work kerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan bersama-sama. Nah saya melihat PPK (Program pendidikan karakter) di zaman ini sangat perlu,” kata Kadisdik.

Dalam kesempatan yang sama, kepala sekolah SMPN 5 Depok Purnomo Ismawan membenarkan paparan dari Kadisdik Kota Depok tersebut. Dirinya pun menambahkan, “Dalam rangka pembentukan Pendidikan Karakter yaitu dengan cara menyambut anak saat pagi hari jelang mereka akan masuk pagar sekolah kami juga lakukan dan kami wajibkan Bapak dan Ibu Guru Karyawan SMPN 5 Depok tanpa terkecuali Kepsek pun nya wajib menyambut peserta didik secara terjadwal dan bergiliran.”

Menyambut siswa masuk sekolah, salah satu upaya pendidikan karakter di SMPN 5 Depok (dok. KM)

Menyambut siswa masuk sekolah, salah satu upaya pendidikan karakter di SMPN 5 Depok (dok. KM)

“Dan pengaruhnya sangat luar biasa. Diantaranya sebagai pengakuan bahwa anak benar-benar sebagai anak terdidik. Wujud dari kasih dan sayang,” lanjutnya.

“Menunjukkan kepada orang tua siswa bahwa putra-putrinya sekolah di tempat yang aman serta nyaman. Yang akhirnya siswa akan saling kenal kepada guru-gurunya semua walaupun tidak mengajar termasuk dengan karyawan dan staf TU,” pungkas Kepsek.

Reporter: Gie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*