Siswa SMK Cakrawala yang Ditampar Kepsek Masih Trauma Fisik dan Mental

(stock)
(stock)

BOGOR (KM) -Terjadinya pemukulan beberapa minggu yang lalu terhadap Muhamad Taufik Hidayat (16), siswa yatim piatu kelas XI di SMK Cakrawala, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, masih menyisakan trauma fisik dan mental pada diri remaja itu.

Menurut Taufik saat di konfirmasi Kamis (7/9), “saya masih dalam keadaan trauma dan secara fisik telinga sebelah kiri terasa masih kurang jelas pendengaran, akibat dari tamparan keras.”

Taufik mengaku dirinya ditampar oleh Kepala Sekolah SMK Cakrawala beberapa waktu lalu.

Sementara kakak kandung Taufik, Dea menegaskan, keluarga “meminta dengan seadil-adilnya dapat perlindungan secara hukum, walaupun dari keaadan sisi keluarga kami kurang mampu, dan kejadian peristiwa ini sangatlah diremehkan. Memang sih dari pertanggungjawabannya kepala sekolah ada sekedar [biaya] perobatan saja dan itu bagi saya sangatlah tidak maksimal dari biaya perobatannya, akan tetapi adik saya mengalami trauma,” katanya.

“Kami atas nama keluarga bukan hanya sekedar materi tetapi yang kami minta yang tulus dan rasa prihatin dan rasa bertanggung jawab kepada adik saya,” ujarnya.

Ia pun berharap agar tidak terjadi kembali perlakuan terhadap murid-murid yang lainnya, sehingga pendidikan SMK Cakrawala terhadap murid didiknya menjadi lebih nyaman di saat menimba ilmu.

Reporter: Ikman, Deva
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.