Senator: Pemerintah Aceh Harus Evaluasi Keberadaan Perusahaan Leasing FIF di Aceh

Anggota DPD dari Aceh, H. Sudirman (stock)
Anggota DPD dari Aceh, H. Sudirman (stock)

ACEH (KM) – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma mendesak Pemerintah Aceh mengevaluasi keberadaan perusahaan leasing PT. FIF Multi Finance di Aceh.

“Pemerintah Aceh harus evaluasi itu FIF, baik dari sisi moril petugas debt collector nya di lapangan, maupun kontribusinya untuk Aceh,” tegas Haji Uma kepada media beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu ia sampaikan mengingat maraknya kekerasan yang dialami masyarakat terkait perusahaan pembiayaan kredit kendaraan di Aceh.

“Ini Aceh, jangan samakan dengan daerah lain, hargai kekhususannya, adat budayanya, atau jangan ada lagi disini,” ketus Haji Uma.

Senator itu mendesak Pemerintah Aceh dan semua kalangan untuk bersikap tegas terhadap perusahaan manapun di Aceh yang “meruntuhkan harkat dan martabat” rakyat Aceh.

“Aceh ini negeri bertuah, hal-hal yang menginjak-injak harkat dan martabat manusia serta kebudayaan Aceh tidak boleh ada di Aceh,” ujarnya.

Selain itu, Haji Uma juga mempertanyakan kontribusi perusahaan-perusahaan leasing tersebut terhadap daerah, dan meminta pemerintah juga mengevaluasinya kembali.

“Mereka dapat berapa setahun, apa konstribusinya untuk Aceh? Kalau tidak jelas, silahkan angkat kaki saja,” sebut Haji Uma.

Selanjutnya, Haji Uma mempersilahkan masyarakat yang pernah menjadi korban perlakuan tidak pantas oknum debt collector perusahaan leasing, agar membuat pengaduan ke DPD RI agar ditindaklanjuti.

“Silahkan saja masyarakat yang menjadi korban perbuatan tidak pantas atau premanisme, surati kami, akan kami tindaklanjuti,” pungkas Haji Uma menutup keterangannya.

*RED

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*