Pasca Kebakaran, Bupati Garut Janjikan Revitalisasi Pasar Leles

Kunjungan Bupati Garut Rudy Gunawan ke Pasar Leles yang terbakar, Selasa 12/9 (dok. kM)
Kunjungan Bupati Garut Rudy Gunawan ke Pasar Leles yang terbakar, Selasa 12/9 (dok. kM)

GARUT (KM) – Pasca kebakaran di Pasar Tradisional Leles, yang berada di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, yang terjadi pada Senin (11/9) sekitar pukul 17.30 WIB, Bupati Garut, Rudy Gunawan, usai memimpin apel di lapang Setda, Jalan Pembangunan, langsung meninjau ke lokasi.

Kedatangan orang nomor satu di Kota Garut itu sontak disambut oleh para pedagang pasar yang menjadi korban kebakaran.

Didampingi Kepala Bidang Pasar, Disperindag dan ESDM, Ahmad Ramdhani, Bupati Garut melihat puing-puing reruntuhan bangunan yang habis diamuk si jago merah dan menyaksikan langsung ratapan pilu para pedagang korban kebakaran.

Di hadapan para pedagang, Rudy Gunawan mengatakan, kejadian kebakaran pasar tradisional Leles merupakan “musibah dan bencana.”

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Garut sangat prihatin dengan bencana kebakaran pasar tradisional Leles,” ujarnya, Selasa (12/9) pada wartawan.

Ia juga menuturkan, Pemkab Garut sudah merencanakan akan merevitalisasi pasar tradisional Leles pada tahun 2018 mendatang dengan biaya Rp30 Miliar. “Yang mana nantinya para pedagang tidak mesti membeli kios, hanya membayar retribusi harian saja,” katanya.

Advertisement

“Pemkab akan merevitalisasi bangunan pasar pada tahun 2018 mendatang,” katanya.

Untuk sementara, puing-puing bangunan akan dibersihkan setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Setelah dilakukan pembersihan, pasar darurat akan didirikan di lokasi bekas kebakaran.

“Pasar darurat akan didirikan di lahan bangunan pasar ini, tapi menunggu dahulu proses penyelidikan,” ujarnya.

Diakuinya, total kerugian akibat kebakaran pasar tradisional, yang menghabiskan 171 kios dan 14 lapak PKL, mencapai Rp. 3 Miliar lebih. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting arus pendek dari salah satu kios yang berada di Blok C.

Berdasarkan pantauan, para korban dan pemulung terlihat tengah membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Bahkan, ada juga pedagang yang sedih meratapi bangunan kiosnya yang habis di amuk si jago merah.

Reporter: Ayu/Red
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: