KUL-IND dan TWM Jalin Kerjasama dalam Pengembangan UKM
BOGOR (KM) – Pengembangan dan pemberdayaan UKM sudah menjadi bagian dari program pemerintah dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda ekonomi negara, sekaligus sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai wujud partisipasi dalam program pemerintah tersebut, Asosiasi Kuliner Indonesia (KUL-IND) bekerjasama dengan Manajemen Taman Wisata Matahari (TWM) menggelar kegiatan Food Festival & Bazar UKM pada 30 September 2017 hingga 1 Oktober 2017.
Event yang menghadirkan lebih dari 50 UKM ini baru pertama kalinya digelar di Taman Wisata Matahari. Hal ini diakui oleh Ilham, Manajer Event & Promotion TWM. “Sejujurnya event bazar UKM seperti ini memang baru pertama kali diadakan di TWM, dan saya lihat kegiatan seperti ini sangat bagus,” ucapnya.
“Memang karena ini baru pertama kali diadakan di TWM, kami belum bisa mensupport secara penuh, hanya sebatas penyediaan tempat acara, penginapan, diskon tiket dan beberapa tiket gratis untuk panitia, namun ke depan kita akan lebih mensupport lagi jika panitia mau mengadakan event serupa, tentunya dengan persiapan yang lebih matang lagi. Rencananya nanti pada akhir Desember hingga awal tahun kita juga ada event yang lebih besar lagi yang melibatkan pelaku UKM, ini sebagai wujud bukti kepedulian TWM terhadap UKM,” jelasnya saat diwawancarai KM, Sabtu 30/9.
Subagyo, Ketua Asosiasi Kuliner Indonesia (KUL-IND) mengungkapkan rasa senangnya atas terselenggaranya acara ini. “Meski ada beberapa hambatan, Alhamdulillah event ini tetap bisa terlaksana dan saya ucapkan terima kasih atas dukungan serta antusiasme dari teman-teman UKM,” ucapnya saat mengisi sambutan dalam pembukaan acara.
Sementara itu Yani Tengker, Ketua panitia Food Festival ini mengatakan jika event ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk UKM yang tergabung di KUL-IND. “Agar lebih dikenal masyarakat sehingga area pemasarannya bisa semakin luas, itu harapan kita,” ujarnya.
Andri Nadek, Ketua Asosiasi UKM menyatakan apresiasinya atas terselenggaranya event ini. “Karena awalnya kita adalah pedagang yang berjualan di pasar atau ada yang di mal, namun seringkali biaya sewanya lebih besar dibanding pendapatan yang diperoleh, oleh karenanya acara seperti ini merupakan alternatif bagi kami para pelaku UKM dan sudah sering mengikuti event seperti ini.”
Acara Food Festival ini diikuti oleh para pelaku UKM dengan produk unggulan mereka seperti Dodol Betawi Bapak Satibi, Cendol & Serabi de Keraton, Martabak Kare, Soto Banjar, Es Puding Je’Ger, Sirup Blimbing Wuluh, Cilok Ecoy, Kolang Kaling Kembar, Olahan Tempe D’Bujiran, Aneka Tepung Bumbu Rasa Koe, Bakso Atom Rempong, Pempek, Kebab Betawi, Gudeg Mbak Anung dan aneka kuliner lain serta beragam kerajinan tangan, selain itu acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan lomba tari tradisional dan fashion show yang disaksikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Bogor.
Reporter: Sudrajat
Editor: HJA
Leave a comment