JPKP Kabupaten Bogor Minta BPN dengar Keluh Kesah Masyarakat

Aktivis JPKP saat ditemui KM, Selasa 12/9 (dok. KM)
Aktivis JPKP saat ditemui KM, Selasa 12/9 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Terkait program Pemerintah Pusat untuk meringankan beban masyarakat dalam bidang pertanahan, Kabupaten Bogor mendapatkan jatah 80.000 bidang tanah yang mencakup 4 kecamatan yakni Cibinong, Sukaraja, Bojonggede, Tajurhalang.

Prorgam yang dikenal dengan sebutan PTSL (Pendaftaran tanah sistematis lengkap) itu seringkala terkendala penyampaian informasi kepada masyarakat di 4 Kecamatan yang kebagian jatah program PTSL tersebut.

Warga yang tergabung tdalam Ormas JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Kabupaten Bogor yang dikomandoi F. Alviano mengungkapkan kepada wartawan, Selasa 12/9, bahwa pihaknya mendapat laporan keluhan dari masyarakat terkait biaya yang dipunfut untuk PTSL.

“Kami para relawan yang tergabung di Masyarakat Pejuang Bogor, baru-baru ini mendapati informasi keluhan masyarakat di salah satu Desa/Kelurahan yang berada di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
Keluhan masyarakat yang terjadi di lapangan ialah masalah jumlah biaya yang harus dibayar ketika ingin mendaftar untuk ikut program PTSL,” ungkap Alviano.

“Seharusnya pihak aparatur dari tingkat RT dan RW hingga Desa/Kelurahan harus patuh terhadap kebijakan yang dibuat oleh Presiden sebagai kepala negara. Melalui para relawan yang ada di lapangan, yang juga ikut mengawal Program PTSL ini melihat masih kurangnya pengawasan dari pihak Pemkab Bogor dan juga BPN selaku pembuat sertifikat pertanahan,” keluhnya.

“Kami dari DPD JPKP ingin mendorong para stakeholder yang bersentuhan dengan pelayanan kepada masyarakat agar jangan membebankan biaya yang mahal kepada para pemohon PTSL, dan juga ingin mendorong Tim Saber Pungli yang sudah terbentuk di Kabupaten Bogor agar ikut juga turun ke lapangan melihat situasi dan kondisi yang terjadi, agar jangan ada kesempatan bagi oknum untuk memperkaya diri,” tegasnya.

Reporter: David, Ikman
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*