[FOTO] Proyek Normalisasi Kali Ciomas Sarat Kejanggalan

Kali Ciomas yang tengah dilakukan pekerjaan normalisasi (dok. KM)
Kali Ciomas yang tengah dilakukan pekerjaan normalisasi (dok. KM)

BOGOR (KM) – Terungkap kejanggalan dalam proyek normalisasi kali Ciomas guna peningkatan fungsi jaringan irigasi Bendung Usup di Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Menurut papan proyek yang dipasang di lokasi, proyek yang dikerjakan oleh PT. Bina Jasindo Saintek dan pelaksana CV Guna Karya dengan nilai anggaran Rp. 855.498.000 itu seharusnya berlokasi di Desa Parakan, Kecamatan Ciomas.

Selain ketidaksesuaian lokasi pekerjaan dengan rencana nya, proyek yang berdurasi sepanjang seratus hari kerja diawali tanggal 25 bulan Agustus 2017 tampak memanfaatkan bahan-bahan bangunan (material), yakni pasir dan batu, yang diambil dari kali itu sendiri, dan bukan dibeli.

Menurut pengawas pada proyek tersebut, Mul, saat ditemui KM Jumat 15/9, material yang ada di lokasi tersebut memang benar ia ambil dari kali. “Seperti pasir dan batu-batu, karena sangat disayangkan bilamana tidak dimanfaatkan. Akan tetapi dari jenis pasir pun juga harus bisa disesuaikan dengan RAB, bahkan ini juga sudah ada kesepakatan antara warga, agar tetap berjalan dengan baik,” akunya.

Pekerjaan proyek tersebut juga diakui oleh RT setempat mempekerjakan warganya yang pengangguran. “Pembangunan irigasi tersebut sangat membantu warga yang tidak mempunyai kerjaan … warga yang ada disini dikaryakan, sehingga sangat membantu juga dalam perekonomian keluarga,” katanya.

Di sisi lain, aktivis LSM Aliansi Indonesia, Arif, menduga bahwa cara pelaksanaan proyek turap irigasi itu akan mengurangi kualitasnya.

“Sebetulnya kami dari Aliansi Indonesia tidak mempermasalahkan dari material, seperti pasir dan batu yang hanya sebagian memungut di kali tersebut, [asalkan] tidak mengurangi spesifikasi. Namun dapat berpengaruh dari kualitas bangunan. Kami memohon kepada Pemkab Bogor agar memantau dari pekerjaan tersebut,” ujar Arif kepada KM, Sabtu 16/9.

Reporter: Man
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*