Staf Khusus Presiden: “Mafia Tanah di Sumut Harus Bertobat, Rakyat Silahkan Ambil Haknya”

Lenis Kogoya (dok. KM)
Lenis Kogoya (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Momen HUT RI ke 72 Tahun 2017, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Lenis Kogoya, atas nama negara meminta kepada mafia tanah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) agar “segera bertobat” dan mematuhi aturan hukum yang berlaku di negara ini.

“Sebaiknya mafia hitam di Sumut agar cepat bertobat dan kembali ke jalan yang benar,” kata Lenis Kogoya, Kamis (17/8) di Istana Merdeka Jakarta.

Kemudian, ditegaskan Lenis, “masyarakat silahkan ambil haknya, pihak aparat hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan dan pemerintah daerah harus tegas, terhadap para mafia-mafia tanah tersebut.”

“Nanti dari pemerintah pusat juga akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut, sehingga masyarakat sebagai anggotanya bisa berusaha agar mereka bisa hidup untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” tukas Staf Khusus Presiden RI itu.

Tambahnya, kepada para mafia-mafia tanah di Sumut sebaiknya supaya secepatnya “kembali ke jalan yang benar”, dan pemerintah daerah harus bekerja dengan baik untuk mengurai persolanya tersebut, sehingga tidak ada masyarakat yang dikorbankan.

“Semoga dengan taat kepada aturan hukum, kemudian tetap memberikan cinta kasih kepada masyarakat, semua bisa berjalan dengan sebaik-baiknya, kita berharap masyarakat kecil ekonominya bisa lebih sejahtera kedepannya,” pungkasnya mengakhiri.

Reporter: lh/red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.