Presiden: “Kita tidak Boleh Lupakan Pembangunan Sosial dan Budaya”
JAKARTA (KM) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hadir di Kompleks Parlemen untuk menyampaikan pidato Presiden dalam sidang tahunan MPR pagi ini, Rabu 16/8. Kedatangan Jokowi disertai Ibu Negara Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla serta rombongan.
Tampak Jokowi hadir dengan memakai pakaian adat Bugis dengan sarung warna merah, sementara Ibu Negara Iriana memakai pakaian adat khas Bali dengan nuansa merah.
Wakil Presiden Jusuf Kalla memakai pakaian adat khas Jawa dengan blangkon dan sarung warna cokelat dan sandal atau selop, sementara Mufidah Kalla mengenakan kebaya bernuansa biru.
Sidang Tahunan MPR merupakan Agenda Tahunan dalam rangka menyambut HUT ke-72 RI. Dalam acara tersebut turut dihadiri Pejabat Menteri Kabinet Kerja, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Kapolri, Panglima TNI, Kepala Staf 3 Angkatan, dubes negara sahabat dan mantan Presiden dan Wakil Presiden RI.
Hari ini Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga pidato, yakni pidato di Sidang Tahunan MPR, kemudian Pidato Kenegaraan pada Sidang Bersama DPR dan DPD RI dan pidato Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2018 dan disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2017-2018.
Dalam pidatonya di hadapan MPR, Presiden menyampaikan, selain pembangunan ideologi dan politik, “kita tidak boleh melupakan pembangunan sosial dan budaya. Kita terus mendidik anak-anak kita agar menjadi pelanjut sejarah yang cinta pada tanah airnya, memiliki etika, sopan santun dan budi pekerti, mempunyai karakter kebangsaan yang tangguh dan membangun kebudayaan bangsa yang ber-Bhinneka. Ekspresi seni berbagai daerah di seluruh Nusantara, harus terus dibangun untuk memperkaya Indonesia kita,” kata Presiden.
Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA
Leave a comment