Bedah Buku Karyanya “Berpihak Pada Kewajaran”, Sudirman Said: “Indonesia Bisa Maju Kalau DPR Bebas dari Maling”

TEGAL (KM) – Mantan Menteri ESDM Sudirman Said menggelar acara bedah buku karyanya yang berjudul “Berpihak Pada Kewajaran” di Fakultas Hukum Universitas Panca Sakti, Kota Tegal, Jumat 11/8.

Acara yang diawali sambutan pembuka oleh Rektor UPS Kota Tegal Prof. Dr. H. Wahyono dan pembacaan puisi Tegalan serta sambutan dari para dosen dan dekan UPS itu cukup mendapat apresiasi dari para hadirin.

Dalam acara bedah buku tersebut, Sudirman Said berbagi pengalamannya yang luas itu.

“Pada dasarnya pada saat [diangkat menjadi Staf Ahli Dirut Pertamina] saya tidak dan belum punya impian untuk memikirkan program kedepan mau kemana dan mau apa,” kata Sudirman, membuka sambutannya.

“Saya masih ada di Aceh, [kemudian] dipanggil untuk mengurus Pertamina dan saya melangkah mengemban amanah itu untuk bayar hutang pada negara dalam pengabdian untuk bangsa. Cuma pada saat itu langkah saya menyentuh para punggawa legislatif yang lenggang kangkung menjual nama presiden hanya untuk mendapatkan saham dalam perpanjangan kontrak Frepoort. Kita lihat sendiri pada akhirnya yang menyentuh mereka karena adanya ketidakwajaran malah yang harus disingkirkan ialah saya, walau kata presiden penyingkiran itu bukan dari faktor pekerjaan, jadi masyarakat bisa menilai dahsyatnya kumparan politik,” kata Sudirman.

Membedah buku “Berpihak Pada Kewajaran”,  Sudirman berpesan agar “jangan pernah takut menyikapi sesuatu ketidakwajaran di negara ini”.

“Kita harus bisa menjadi bagian dari kewajaran dengan menindak ketidakwajaran,” sambungnya.

Mengikuti saran ide dari seorang rekan dari Yogyakarta, lanjut Said, “tergugahlah saya menggali sebuah wacana lewat sebuah tulisan, terlintas pada saat waktu luang, saat traveling, menunggu waktu penerbangan dan pada saat dalam penerbangan yang menyita waktu panjang, baik saat keluar maupun di dalam negeri, semua saya tuang dalam tulisan, hingga sekarang kita bisa membagikan buah karya buku ini pada hadirin undangan di aula Fakultas Hukum UPS Kota Tegal.

Pada kesempatan itu, ia juga memprediksi situasi negara ke depannya. “Kedepan saya yakin akan maju pesat mengingat potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa di miliki bangsa ini. Sebagai contoh tentang hasil bumi yang sekarang kita miliki, walaupun bangsa ini diduduki para maling dan koruptor perampok uang rakyat yang bertameng dengan wajah untuk rakyat, kita masih bisa tumbuh kembang seperti ini,” tuturnya.

“Apapun yang ada harus kita evaluasi kita awali dari sisi DPR-RI, harus bebas dari maling, semua harus bersinergi, semua tergantung juga dengan peran pemimpin,” ujarnya.

“Contoh saja, Surabaya meningkat pesat pertumbuhan pendapatannya, karena adanya pemimpin yang hebat,” sambung mantan Menteri ESDM ini, memuni kinerja Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

“Dan untuk Jawa Tengah juga harus bisa, syarat utamanya harus ada peran sosok pemimpin yang hebat.”

Pada acara itu, Ketua Himpunan Tani Kabupaten Brebes Masrukhi Bahkro juga memberikan apresiasi pada Sudirman Said. “Jangan cuma buku saja di sajikan buat masyarakat, tapi juga di harap pengabdianya untuk Jawa Tengah,” katanya.

Reporter: Firdaus
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.