Apel Besar Pramuka Jawa Tengah, Gubernur: “Pramuka Diharapkan Menjadi Tameng bagi Bangsa”

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat acara penyerahan Tunggul Tergiat Kwarcab Tingkat Jateng dan Penghargaan Eagle Scout Award Tingkat Jateng di Banyumas, Kamis 24/8 (dok. KM)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat acara penyerahan Tunggul Tergiat Kwarcab Tingkat Jateng dan Penghargaan Eagle Scout Award Tingkat Jateng di Banyumas, Kamis 24/8 (dok. KM)

BANYUMAS (KOREM 071/KM) – Apel Besar Pramuka Kwarda Jawa Tengah digelar di Alun-alun Kecamatan Banyumas, dengan ribuan anggota Pramuka dari berbagai wilayah di Banyumas dan perwakilan dari wilayah Kwarda Jawa Tengah. Apel besar itu juga dihadiri Forkopimda Jawa Tengah, para Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah selaku Mabicab dan Ketua Kwarcab se Jawa Tengah, serta Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi yang mewakili Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Apel Besar Pramuka Kwarcab Jawa Tengah itu mengusung tema “Bekerja untuk kaum muda, mewariskan yang terbaik bagi bangsa”, dipimpin oleh Pembina Upacara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyampaikan gerakan pramuka diharapkan menjadi tameng bagi bangsa dan negara di tengah berbagai gempuran maupun provokasi seperti bendera terbalik, narkoba, radikalisme, terorisme, pornografi dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa.

“Semua itu membuat kita harus waspada, karenanya kita harus mempunyai penangkal atau tameng untuk menangkal hal tersebut. Pramuka harus menjadi tameng bangsa dan negara,” terangnya.

Menurut Gubernur Jawa Tengah, Apel Besar Pramuka itu menjadi relevan karena adanya gempuran maupun provokasi terhadap bangsa dan negara.

“Karenanya, budi pekerti yang luhur anak bangsa termasuk didalamnya Pramuka, harus dijaga dengan baik dan selanjutnya bagaimana kita mengabdikan diri kita untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Dalam sambutannya pula, Gubernur mengutip salah satu isi pidato Presiden Soekarno tentang Tri Sakti, yang terdiri dari prinsip berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya.

“Menurut Bung Karno, ada tiga hal yang bisa membawa bangsa ini melesat yakni Tri Sakti,” jelasnya.

“Pramuka dapat dijadikan kader-kader bangsa karena mereka memiliki disiplin dan internalisasi dari seluruh kegiatan dalam pelatihan dan dapat masuk dengan mudah. Karenanya, Pramuka dapat dijadikan agen untuk menjadi ototnya negara, matanya negara, dan menjadi telinganya negara, dalam rangka memberantas hal-hal yang bersifat buruk”, sambungnya.

Usai dilaksanakannya Apel Besar Pramuka, Gubernur Jawa Tengah menyerahkan tunggul tergiat Kwarcab tingkat Jawa Tengah dan penghargaan Eagle Scout Award tingkat Jawa Tengah.

Dalam penyerahan 15 tunggul tergiat se-Jawa Tengah oleh Gubernur Jawa Tengah, Kwarcab Banyumas memperoleh tunggul tergiat terbanyak yakni lima tunggul, diantaranya tergiat 1 bidang organisasi dan hukum, tergiat 1 bidang masyarakat dan hubungan masyarakat, tergiat 1 bidang pembinaan anggota muda/Binamuda, tergiat 2 bidang pembinaan anggota dewasa/Binawasa dan tergiat 2 bidang sarana dan prasarana.

Di samping lima tunggul tergiat pramuka se Kwarcab Jawa Tengah, Kwarcab Banyumas juga memperoleh empat penghargaan Eagle Scout Award Tingkat Jawa Tengah yang masing-masing diserahkan kepada M.Rafli Dimas Satria, siswa MI Ma’arif NU-1 Pageraji Cilongok Banyumas untuk golongan siaga, Rizka Oktafajria siswi SMAN 2 Purwokerto untuk golongan penegak, keduanya menjadi yang terbaik-1. Sedangkan Eza Rahmat Ramadhan siswa SMPN 1 Wangon dan Irma Milawati siswi SMPN 2 Cilongok menjadi Juara-2.

Usai dilaksanakannya penyerahan tunggul tergiat kwarcab dan penghargaan award, kegiatan dilanjutkan demonstrasi keterampilan pramuka yang dibawakan oleh pramuka Saka Bhayangkara Polres Banyumas.

Reporter: Firdaus, Korem 071/Wk
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: