Warga Kecam Kualitas Pelayanan RSUD Sayang Cianjur

Depo Obat RSUD Sayang Cianjur yang tutup serta sejumlah pasien menunggu kepastian pelayanan farmasi tersebut (dok. KM)
Depo Obat RSUD Sayang Cianjur yang tutup serta sejumlah pasien menunggu kepastian pelayanan farmasi tersebut (dok. KM)

CIANJUR (KM) – Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Kabupaten Cianjur, protes dan merasa dikecewakan oleh pelayanan rumah sakit tersebut yang dianggap kurang baik dan tidak ramah. Pasalnya, petugas rumah sakit tersebut dinilai tidak mau peduli dan memberikan informasi yang membingungkan dan mempermainkan pasien dan keluarga mereka.

Kasus tersebut terjadi saat keluarga pasien RSUD hendak mengambil dan menebus obat di depo obat kemarin, Jumat 30/6.

“Kami sangat menyesal dengan petugas pihak rumah sakit, masa kami dipimpong dan ditolak untuk mengambil obat? Alasannya depo obat Jumat ini tidak buka alias diliburkan, sementara kami membutuhkan sekali obat tersebut buat pasien, bahkan depo yang ada di UGD menolak resep obat kami, padahal dia buka. Namun alasannya, resep ini harus ke depo yang satu lagi, yang sedang tutup ini,” ungkap Wen, salah satu keluarga pasien dari Desa Sukamanah, Kabupaten Cianjur pada Kupas Merdeka.

“Iya kang saya juga kesal dengan ulah pihak petugas rumah sakit ini. Buat apa kita dikasih resep dari dokter RSUD Sayang ini kalau kita gak bisa ngambil obatnya. Masa obat untuk pasien kita putus dulu? Bisa-bisa pasien di rumah sakit ini bukannya sembuh, malah makin parah penyakitnya,” ucap seorang ibu keluarga pasien lainnya dengan kesal.

Karena kekecewaan para pasien itu, rencananya mereka akan mengadukan persoalan ini kepada Bupati Cianjur,  Irvan Rivano.

Reporter: Muklis
Editor: HJA

Komentar Facebook

1 Comment

  1. Sy keluarga pasien memang merasakan Benar pelayanananx tdk prima, harus di tingkatkan!!! Terutama r icu

Leave a comment

Your email address will not be published.


*