Nasib Ganti Rugi Masih Belum Jelas, Petani Ikan Pamijahan Akan Datangi Presiden

Aktivis dan petani ikan Pamijahan berteduh saat melakukan aksi di depan kantor Pemkab Bogor (dok. KM)
Aktivis dan petani ikan Pamijahan berteduh saat melakukan aksi di depan kantor Pemkab Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Setelah 17 bulan berjuang menuntut hak ganti rugi, para petani ikan yang tergabung dalam Paguyuban Petani Ikan Kolam Air Deras Pamijahan (PPIKADP) menyatakan akan terus “berjuang untuk menuntut hak ganti rugi” yang mereka alami.

Dalam waktu dekat ini, para petani ikan juga menyatakan berencana datang ke Jakarta untuk menyampaikan masalahnya langsung kepada Presiden. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua PPIKADP, Zaenal Mutaqien.

Sementara itu, aktivis Pamijahan menilai bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Bogor selama ini “tidak adil” untuk para petani.

“Seharusnya Pemkab Bogor saat mengirimkan surat ke Kementerian ESDM maupun kepada direksi PT. JDG/SAMUEL disertai juga dokumen-dokumen sebelumnya, misalkan surat tertanggal 24 November 2015 dari salah satu SKPD, dan kajian dari WALHI Jabar, tapi dokumen-dokumen tersebut tidak disertakan oleh Pemkab, dan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Bogor tidak fair dan lebih berpihak kepada pengusaha,” ujar Ruhiyat Sujana, aktivis Pamijahan.

Advertisement

Hal itu juga ditegas kan oleh ketua LSM GMBI Distrik Bogor, Sambas Alamsyah yang hadir dan ikut mendampingi para petani ikan saat bertemu dengan Sekda Bogor beberapa waktu lalu.

Ia menilai Pemkab Bogor itu tidak memiliki itikad baik untuk membantu menyelesaikan persoalan yang saat ini sedang dihadapi oleh para petani ikan.

“Apa yang dilakukan oleh Nurhayanti hanya sebatas menggugurkan kewajiban sebagai Bupati Bogor, tapi tidak pernah serius untuk benar-benar menyelesaikan apalagi membantu petani ikan,” kata Sambas.

Sambas juga menegaskan bahwa LSM GMBI akan terus mendampingi para petani ikan Pamijahan dalam menuntut hak-hak mereka.

“GMBI akan konsen dalam menyikapi persoalan persoalan yang terjadi di Kabupaten Bogor, terlebih masalah petani ikan,” tegasnya.

Reporter: Atv
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*