Kerjasama dengan BPJS, Pemprov Jambi Janji Bantu Penderita Penyakit yang Dirujuk ke Jakarta

JAMBI (KM) – Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat di Provinsi Jambi. Pernyataan ini disampaikan oleh gubernur dalam Sosialisasi, Publikasi, Integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Provinsi Jambi ke Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sekaligus penyerahan kartu JKN-KIS kepada peserta penerima Jamkesda, Senin (10/4) di Lapangan Kantor Gubernur Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik dan Pejabat BPJS Provinsi Jambi, serta para undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan komitmen antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan BPJS Kesehatan tentang dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan JKN-KIS di Provinsi Jambi.

Warga Tanjung Pinang, Kota Jambi, Novita Irianti memberikan testimoni bagi penggunaan fasilitas Jamkesda dari Provinsi Jambi untuk pengobatan putranya Abdillah Nissa (4bln) penderita infeksi empedu. Abdillah Nissa dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan BPJS untuk mendapatkan fasilitas dan akomodasi selama menjalani perawatan di RSCM Jakarta. Pada acara ini juga diputar demo tentang bagaimana memperoleh informasi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit.

Saat ini di Provinsi Jambi terdapat 2 RS sebagai percontohan yaitu RSI Arafah dan MNC Jambi, dan diprogramkan pada 2017 ini seluruh rumah sakit di Jambi telah melakukan hal yang sama.

Gubernur menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi mempunyai program untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang tidak terdaftar kepesertaannya dalam program BPJS melalui APBD Provinsi Jambi. ”Saya melihat bahwa apabila orang sejahtera, indikatornya adalah kesehatan, dengan sehat bisa bekerja dan anak-anak bisa sekolah. BPJS sudah mengambil bagiannya sedangkan yang belum tercover diambil oleh pemerintah melalui APBD Pemerintah Provinsi Jambi, jika memang harus dirujuk ke Jakarta akan kita bantu,” kata gubernur.

Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan memberikan bantuan kepada masyarakatnya yang akan berobat ke Jakarta. ”Ketika Masyarakat dirujuk ke Jakarta maka biasanya bingung mau kemana, kami akan bantu memfasilitasi mulai dari perjalanan dari Jambi, dijemput di bandara, diantar ke rumah sakit bertemu dokter, sampai biaya pengobatan disiapkan oleh pemerintah Provinsi Jambi. Disinilah pemerintah mengambil peranan,karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan prima dalam bidang kesehatan,” ujar gubernur.

Gubernur menjelaskan, dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat memiliki kesadaran dan keinginan untuk mendaftarkan dan memanfaatkan program JKN-KIS. ”Saat ini masyarakat yang tergabung dalam program JKN-KIS sekitar 53% , dan dengan layanan prima menjadi daya tarik untuk masyarakat bergabung menjadi anggota BPJS, peningkatan pelayanan sangat diperlukan, agar keluhan masyarakat seperti kemudahan pelayanan bisa diatasi, dan harus ada bagian yang menerima pengaduan masyarakat. Pelayanan prima ini harus dilakukan mulai dari faskes tingkat 1 sampai kepada rumah sakit, Saya berterima kasih saat ini RSUD Raden Mattaher sudah mulai berbenah dalam pelayanan,” tutur gubernur.

Reporter: Deny
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.