Pendirian Minimarket Ditolak Pedagang Palabuhanratu Sukabumi

Minimarket menjamur di Bogor (stock)
Minimarket menjamur di Bogor (stock)

SUKABUMI  (KM) – Adanya pendirian minimarket di wilayah Kampung Cipatuguran Desa Jayanti yang berbatasan dengan Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, ditolak oleh sejumlah pedagang warung kelontongan. Mereka menolak dengan tegas izin pendirian usaha waralaba di wilayah tersebut.

Aksi penolakan pedagang dipicu karena mereka tidak siap untuk bersaing dengan perusahaan waralaba. Apalagi ditengah himpitan ekonomi keberadaan perusahaan ritel dinilai merugikan pedagang kecil.

“Pemberian izin waralaba yang direncanakan dibangun di Kampung Cipatuguran ini akan mengancam keberadaan warung kecil,” kata salah seorang pedagang, Suhe (33) kepada kupasmerdeka.com, Senin (27/02/2017).

Kata dia, jumlah pedagang sedikitnya ada sekitar 36 orang yang masing-masing memiliki warung kelontongan. 13 di antaranya terletak di wilayah Pemerintah Desa Jayanti dan sisanya 23 warung berada di wilayah Kelurahan Palabuhanratu.
“Dirinya dan 35 orang lainnya memiliki warung yang menolak pendirian minimarket,” tegasnya.

Advertisement

Lanjut Suhe, dirinya sangat menyayangkan sikap pengembang dan Pemerintah Desa Jayanti yang dinilai tidak kooperatif dengan tidak memberitahu melalui sosialisasi kepada pedagang setempat.

“Dan anehnya pemberitahuan diberikan kepada warga yang tidak memiliki usaha warung, sedangkan kami tidak dilibatkan,” katanya.

Lebih lanjut, menanggapi keluhan warga, dirinya sudah berusaha untuk memfasilitasi dengan melaporkan ke kelurahan melalui LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan).

Terpisah, Kepala Desa Jayanti, Darjat Sudrajat mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak, pasalnya pembubuhan tanda tangan  93 warga dinilai sebagai dasar disepakati izin warga.

“Jadi hal tersebut sudah di anggap final karena ada bukti tanda tangan 93 orang warga masyarakat,” terangnya. (dedi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: