Masjid Jogokariyan Siap Fasilitasi Warga Asal Jakarta untuk Memilih Gubernur Muslim di Pilgub DKI

Masjid Jogokariyan, Yogyakarta (dok. KM)
Masjid Jogokariyan, Yogyakarta (dok. KM)

YOGYAKARTA (KM) – Masjid semestinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah sholat saja namun juga sebagai sarana pemenuhan ibadah sosial lainnya. Itulah prinsip yang tampak di Masjid Jogokariyan, yang terletak berdekatan dengan pondok pesantren terbesar di Yogyakarta, Al-Munawir dan Ali Maksum di wilayah kecamatan Krapyak, Yogyakarta.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Jazir, menyampaikan hasil musyawarah jamaah masjid Jogokariyan kepada KM. “Pengurus masjid ini akan sangat menganjurkan bahkan siap memfasilitasi jika ada warga Muslim asal ibukota Jakarta yang memiliki hak pilih untuk pulang ke Jakarta agar bisa menggunakan suaranya,” terang Jazir.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena dinilai sesuai dengan kewajiban umat Islam untuk memilih pemimpin Muslim, dalam hal ini terkait pemilihan gubernur DKI Jakarta. “Adapun alasan utama memberikan fasilitas tersebut adalah karena adanya kewajiban memilih pemimpin Muslim bagi warga Muslim DKI sesuai ajaran Islam. Langkah ini merupakan bagian dakwah yang dinilai juga amat penting.”

Jazir, ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan saat memberikan arahan pada jamaah yang berstatus warga DKI Jakarta (dok. KM)

Jazir, ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan saat memberikan arahan pada jamaah yang berstatus warga DKI Jakarta (dok. KM)

Ia pun mengecam pencalonan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta karena kasus yang kini menjeratnya terkait penistaan agama. “Karena sangat naif jika Jakarta yang dikenal dengan Betawinya mayoritas penduduknya Muslim masa dipimpin oleh orang kafir, dah gitu dia jelas sebagai penista Al-Qur’an. Kami tidak rela Jakarta sebagai pusat ibukota negara ini dipimpin oleh penista agama dan telah terang-terangan melecehkan ulama,” geram Jazir saat dtemui awak media KM di masjid Jogokariyan Rabu 8/2.

Advertisement

Adapun fasilitas yang ditawarkan merupakan tiket untuk pulang-pergi ke Jakarta bagi warga DKI Jakarta yang memiliki KTP DKI dan siap memenangkan Gubernur DKI yang Muslim. Untuk menyebarluaskan informasi ini, pengurus masjid Jogokarian juga membuat himbauan melalui brosur digital atau info grafis berlogo masjid Jogokarian atas nama Ust. Muhammad Jazir ASP, Ketua Dewan Syuro takmir masjid ini.

Jazir pun dikesempatan lain menghimbau, “bagi masyarakat yang ber-KTP Jakarta dan saat ini bertempat tinggal di Kampung Jogokariyan, pulanglah! Gunakan hak pilih anda pada 15 Februari 2017. Pastikan hadir di TPS terdaftar dan pilih pemimpin Muslim. Kami akan subsidi dan beri transportasi. Apalagi masjid ini pun bertetangga dengan Pondok Pesantren Al-Munawir dan Ali Maksum yang santrinya pun banyak dari wilayah DKI Jakarta. Kita pun sudah sepakat pada pengurus Masjid Pondok tersebut untuk khotib jum’at juga disiarkan lewat pengeras suara pondok bagi santri DKI agar pulang, lakukan hak pilihnya dalam Pilgub DKI dan pilih gubernur Muslim,” pungkas Jazir. (Dega/Gie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: