Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea, Tempat Berkumpul Arwah Dewa dan Leluhur Tionghoa

Persiapan menyambut Cap Go Meh di kelenteng Ho Tek Bio, Ciampea (dok. KM)
Persiapan menyambut Cap Go Meh di kelenteng Ho Tek Bio, Ciampea (dok. KM)

BOGOR (KM) – Meskipun berada di tengah hiruk-pikuk kegiatan masyarakat, ternyata kelenteng Hok Tek Bio di Ciampea, Kabupaten Bogor, merupakan tempat berkumpulnya arwah dewa dan para leluhur warga Tionghoa.

Hal itu terungkap dari pengakuan para pengunjung bahwa area utama kelenteng, dimana terdapat tiga buah altar yang disebut Hok Tek Ceng Sin, Kwan Kong, dan Kwan Im Po Sat, merupakan pusat kumpulnya arwah para dewa dan leluhur warga Tionghoa.

“Di sinilah mereka semua berkumpul. Bagi mereka yang memiliki ‘kelebihan’ (Tang Sin), pasti bisa melihat dan merasakannya,” kata pengurus Kelenteng Hok Tek Bio Ciampea, Olim (57) kepada KM, Jumat 10/2.

Masih kata Olim, menurut keyakinan mereka, ketika ada makam leluhur atau orang tua umat yang tidak terawat, arwah tersebut berkumpul di kelenteng itu bersama para dewa guna mengharap sesuatu pemberian atau istilahnya sesajen.

Advertisement

“Kalau ada kuburan leluhur atau orang tua yang tidak terawat, berkumpul di sini bersama para dewa. Yang sembahyang kan suka membawa buah dan makanan. Nah, itu untuk arwah tersebut. Akan tetapi, kalau kuburan orang tua terawat, mereka sudah tenang di alamnya,” papar Olim.

“Mau bagaimanapun juga, mereka yang sudah tidak hidup di alam dunia masih tetap membutuhkan kebaikan kita.”

“Apalagi kalau leluhur atau orang tua kita sendiri yang sudah tidak ada. Sejatinya mereka masih membutuhkan kita. Selain memberikan sesajen, ya dengan doa,” tambahnya. (pendi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: