GERAM Geruduk Kantor Desa Cibatok I, Tuntut Transparansi Penggunan Anggaran

(Ilustrasi)
(Ilustrasi)

BOGOR (KM) – Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Geram) Cibatok I melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cibungbulang belum lama ini. Massa menuntut beberapa hal, diantaranya, kepastian hukum dalam sengketa tanah kantor desa, pungutan liar (pungli) di badan pemerintah desa serta mempertanyakan alokasi dana desa (ADD) dan bantuan provinsi.

“Aksi terjadi [karena] kades Cibatok 1 tidak transparan dalam pengelolaan anggaran dan program tidak terealisasi semua,” teriak Koordinator Aksi, Hasyemi Faqihudin kepada kupasmerdeka.com, Sabtu (25/02/2017).

Kata dia, kades tidak memperhatikan kepentingan publik, maka pihaknya meminta camat untuk mengawasi kinerja kades.

“Hasil mediasi mereka akan memperbaiki infrastruktur dan pemberdayaan manusia, padahal kenyataannya tidak ada. Jika belum ada realisasi juga, kami akan melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi,” ancamnya.

Advertisement

Terpisah, Camat Cibungbulang Budi Lukman menuturkan, aspirasi dari massa pengunjuk rasa telah diterimanya. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi. Apalagi terkait dugaan korupsi dalam penggunaan ADD.

“Saya minta kepada masyarakat pengunjuk rasa, kalau memang ada bukti sampaikan kepada saya,” tegas camat.

Kepala Desa Cibatok 1, Deni Romadon saat akan dikonfirmasi, enggan memberi keterangan terkait tuntutan yang diajukan oleh pengunjuk rasa. “Ya saya belum tahu dan sekarang mau koordinasi. Kalau belum tahu takutnya nanti salah, karena masalah ini sensitif,” singkat Deni. (pendi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: