Siswa MI Bustanul Ulum Juarai Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Kota Batu
BATU (KM) – Kota Batu tidak hanya sebuah kota yang kaya dengan destinasi wisata, namun Batu juga menyimpan potensi siswa berprestasi, seperti di wilayah kecamatan Batu, tepatnya di desa Pesanggrahan, di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bustanul Ulum, yang berhasil mengukir prestasi lomba pidato berbahasa Arab tingkat kota Batu.
Prestasi tersebut dipaparkan oleh kepala sekolah Saiful Rachmat Fauzi saat menerima awak KM kemarin 25/1. “Saya dengan guru dan bagian kesiswaan selalu berkoordinasi untuk melakukan seleksi saat Dinas akan mengadakan lomba-lomba. Biasanya 1 bulan sebelumnya. Untuk persiapan lomba pidato berbahasa Arab ini dari 20 siswa disini terseleksilah 2 nama, Ziven [Siswa kelas IV] dan Dian Sarah [siswi kelas V], waktu itu mengambil tema yang ditentukan panitia lomba, “Birrul Walidain” [berbakti kepada orangtua]. Nah saya pasrahkan pada ibu Komariah yang pembinanya,” jelas Fauzi.
Menurut Nur Komariah, S.Pdi, pembina Ziven dan Dian, “memang tema sudah ditentukan dari panitia yaitu Birrul Walidain. Yang saya rasakan sulit untuk melatih siswa seusia Ziven dan Dian itu butuh cara khusus menumbuhkan rasa percaya diri itu harus telaten.”
“Penilaian juri difokuskan pada 4 kriteria, yaitu penguasaan materi, makhroj bahasa Arab, intonasi, bahasa tubuh. Dan saya cukup bangga dengan mereka berdua saat yang lain libur sekolah, Ziven dan Dian tetap semangat berlatih di sekolah untuk bisa menang pada tingkat kota Batu. Dan hasilnya sudah berhasil jadi juara,” lanjut Komariah.
Sang juara, Ziven, pun menceritakan kepada KM tentang kerja kerasnya hingga mencapai peringkat juara. “Awalnya saya gugup tapi saya terus dilatih dengan ibu guru, terus saya bisa dikit demi dikit. Yang buat saya gugup itu kaki saya gemetar karena harus pula hafal naskah pidatonya. Saya dengan Dian Sarah mendapat reward khusus dari pak kepala sekolah, uang 50 ribu,” cerita Ziven.

Ziven saat berkunjung ke Kampung Coklat, Blitar, bersama kedua orangtuanya usai menjuarai lomba pidato Bahasa Arab (dok. KM)
Ziven juga diberikan hadiah khusus dari keluarganya. “Dari Ayah Udin [orangtua Ziven] dapet hadiah jalan-jalan ke kampung Coklat Blitar,” imbuh Ziven.
“Saya Ziven, dan Dian Sarah mohon doanya agar bulan besok 22 Februari bisa juara lagi di tingkat provinsi Jawa Timur yang akan diselenggarakan di Pare Kediri,” tutupnya. (Gie/Arkan)
Leave a comment