Komisi 3 DPR: Pidana pada Kasus Pasar Turi Sudah Jelas

Anggota Komisi III DPR-RI, Irjen (Purn) Eddy Kusuma Wijaya (dok. KM)
Anggota Komisi III DPR-RI, Irjen (Purn) Eddy Kusuma Wijaya (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Komisi 3 DPR RI yang berfokus di bidang penegakan hukum kembali menyoroti kasus Pasar Turi, Surabaya, yang beberapa bulan belakangan diketahui telah mengundang beberapa pihak, baik dari walikota Surabaya Tri Rismaharini, maupun dari pemilik pengelola Pasar Turi PT. Gala Bumi Perkasa, Hendri J Gunawan, yang sudah di tetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur, dan kasusnya sedang  ditangani oleh Mabes Polri.

Menurut anggota Komisi 3 DPR Eddy Kusuma Wijaya, kasus Pasar Turi ini harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya, apalagi sudah sampai ke DPR.

Lebih lanjut kata Eddy, “saya melihat kasus Pasar Turi ini, polisi dalam hal ini Mabes Polri, telah menanggapi serius dan melakukan pemeriksaan tambahan-tambahan terhadap para saksi-saksi, kemudian mengambil langkah-langkah dalam penegakan hukum.”

“Menurut saya kasus ini sudah jelas pidananya, yang telah dilakukan oleh PT. Gala Bumi Perkasa. Kenapa saya katakan sudah jelas pidananya? Pidananya antara lain adalah, pertama, sudah ada upaya penipuan terhadap pedagang Pasar Turi, yang seharusnya mendapat lokasi disana. Kedua, spek yang ditawarkan Pasar Turi itu sudah disetujui bersama, tetapi los-los atau tempat yang dibuat, ada penyimpangan dari spek, berarti kan penipuan,” tegas Eddy.

Advertisement

“Karena tidak sesuai dengan perjanjian awal,” ujar Eddy, “makanya masyarakat situ tidak mau masuk, karena yang mereka bayar atau beli, misalnya kata, masyarakat bayar umpamanya dengan spek 10, dikasih 5 atau 7 misalnya, ya jelas ini penipuan,” ucap Eddy.

Masih kata Eddy, “sementara masyarakat atau pedagang ini, sudah membayar cukup lama, tapi tidak pernah diselesaikan oleh pengembang Pasar Turi, artinya ini kan penipuan,” tegas politisi PDIP itu di ruang kerjanya pada Rabu, 11/1/17.

Hal lain menurut Eddy, “nanti polisi juga bisa memanggil pemegang-pemegang saham yang tergabung dalam PT. Gala Bumi Perkasa ini, agar kasus ini menjadi terang benderang, agar jelas siapa dan berapa jumlah tersangkanya, karena menurut saya, pidananya sudah sangat jelas.”

Ia pun menegaskan kembali bahwa penetapan tersangka pada Hendri J. Gunawan sangat kuat. “Hendri J. Gunawan ini, sangat kuat sebagai tersangkanya, menurut dari hasil RDP kemarin,” tegas pensiunan jenderal polisi itu.

Sementara kata Eddy, Totok dan Junaidi, yang merupakan pemegang  saham di PT. Gala Bumi Perkasa, yang namanya disebut dan terlibat, tidak melaporkan kalau namanya dilibatkan oleh Hendri. Ini kan aneh,” tutup Eddy .(Indra Falmigo)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: