Anggota DPR Tegaskan Kapolda Boleh Jadi Pembina di Ormas

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Irjen (Purn) Eddy Kusuma Wijaya (dok. Indra/KM)

JAKARTA (KM) – Menyusul kisruh terkait tuntutan ormas Front Pembela Islam, khususnya Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, agar Kapolri mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan karena dianggap melanggar UU Kepolisian dengan menjabat di dewan pembina LSM GMBI, anggota DPR dan pensiunan jenderal Polisi Eddy Kusuma Wijaya angkat bicara. Menurutnya, FPI berhak untuk menyuarakan pendapat mereka, namun tuntutan mereka tidak memiliki dasar yang kuat.

“Dalam negara demokrasi, kritik dan menyampaikan pendapat di muka umum tidak dilarang, asal jangan di tempat-tempat dimana mengganggu ketertiban umum,” kata politisi PDIP itu kepada KM saat ditemui di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 16/1.

“Mengenai Irjen Anton Charliyan Kapolda Jawa Barat, yang katanya pembina LSM GMBI Jabar, saya rasa sah-sah saja,tidak ada larangan, sejauh tidak melanggar hukum,” lanjut Eddy.

Lebih lanjut Eddy menambahkan, mengenai demo yang dilakukan FPI yang menuntut agar Kapolda Anton dicopot, hal itu harus melalui mekanisme yang ada.

“Tidak segampang itu, harus melalui mekanisme-mekanisme yang ada, misalnya terbukti melakukan korupsi, atau melakukan perbuatan pidana dan sebagainya. Harus jelas kesalahan yang dilakukan, dan harus di kaji secara mendalam, kalau memang terbukti dan melakukan pelanggaran, tentu harus melibatkan pihak-pihak penegak hukum lainnya, untuk mempelajari di mana letak pelanggarannya. Jadi tidak segampang itu,” ucap Eddy.

Sebelumnya, pada Senin siang 16/1, ribuan massa simpatisan FPI berunjuk rasa di depan Mabes Polri. Diantara tuntutan mereka adalah agar Kapolri mencopot Kapolda Jawa Barat dan memproses hukum anggota LSM GMBI yang diduga menganiaya anggota FPI usai mengawal pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis 12/1. (Indra Falmigo)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: