Aktivis Hak Anak Tuding Pemkab Tasikmalaya Cuek Terhadap Gizi dan Pola Makan Anak
TASIKMALAYA (KM) – Aktivis hak anak yang tergabung dalam Komunitas Payung Hati Anak (PAHATAN) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah kabupaten Tasikmalaya yang menurutnya “sangat cuek” terhadap upaya yayasan tersebut untuk memberikan penyuluhan terkait gizi anak-anak.
Ungkapan tersebut diutarakan oleh ketua PAHATAN, Hamidah kepada KM, Senin 16/1. Ia mengatakan bahwa pihak Bupati Tasikmalaya mengabaikan proposal yayasan tersebut untuk menggalang dukungan Bupati untuk aktivitas mereka tahun 2017 ini.
“Pemerintah Tasikmalaya sangat cuek terhadap [usaha PAHATAN]… Sejak tanggal 29 Desember 2016 saya bersama staf ke Pemda bermaksud mau ketemu bupati dengan membawa foto kegiatan dari Januari-Desember 2016 dengan proposal kegiatan untuk [menggalang] dukungan di tahun 2017, saat bertemu sekretasis pribadinya yang bernama Miftah dengan harapan Bupati bisa bantu dan merhatiin kita. Sampai saya beri bupati kalender Payung Hati Anak. Nah saya menanyakan terus via WhatsApp yang langsung diberikan Miftah. Ternyata sampai saat ini tidak ada juga jawaban. Yang ada hanya dibaca saja oleh bupati Tasikmalaya Ruzwanul Ulum juga Sekprinya Miftah,” kata Hamidah.
Atas sikap abai tersebut, Hamidah pun meminta Kementerian terkait untuk menindak Bupati seraya menyerukan kepada warga Tasikmalaya agar tidak lagi memilih pemimpin yang “cuek pad nasib tunas bangsa”.
“Kalau pemerintah pusat saja melalui Kementerian Pemberdayaan Anak dan Perempuan memberikan perhatian khusus terhadap nasib gizi dan pola makan pada anak sebagai cikal bakal penerus bangsa ini, namun hal ini tidak dilakukan oleh bupati. Saya mendesak untuk menteri terkait bisa memberikan sanksi pada bupati juga pada warga Tasikmalaya, jangan pernah pilih lagi pemimpin yang cuek pada nasib tunas bangsa,” geram Hamidah.
Adapun Komunitas PAHATAN merupakan yayasan yang terkemuka di Tasikmalaya yang berkonsentrasi pada kegiatan pendidikan karakter anak, penyuluhan pencegahan kekerasan pada anak dan perbaikan gizi anak, khususnya anak-anak dhuafa serta anak jalanan.
Aktivitas yayasan tersebut sebelumnya telah mendapat dukungan dari anggota DPR-RI dari dapil Tasikmalaya-Garut, Siti Muthafahah, yang sempat menjadi pemateri dalam salah satu acara penyuluhan gizi yang diadakan oleh PAHATAN bersama Yayasan Sahabat Anak, pada 11/12/2016 silam, yang dihadiri ratusan anak-anak dan orangtua mereka. (Gie/Arkan/HJA)
Leave a comment