UPT Bina Marga Dianggap Cuek Terhadap Kerusakan Parah di Jalan Rumpin-Leuwiliang

Kondisi Jembatan Paranji di Jalan Rumpin-Leuwiliang, Senin 26/12 (dok. KM)
Kondisi Jembatan Paranji di Jalan Rumpin-Leuwiliang, Senin 26/12 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Ruas jalan penghubung kecamatan di wilayah barat Kabupaten Bogor, tampaknya harus lebih diperhatikan lagi oleh Pemerintah Bumi Tegar Beriman. Salah satunya Jalan Raya Rumpin-Leuwiliang yang rusak parah, bergelombang dan berbatu sepanjang setengah kilometer. Kerusakan terparah tepatnya di Kampung Tegal Gede RT 004 RW 006 Desa Cibodas Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Padahal, daerah perbatasan adalah pintu gerbang yang bisa menjadi ciri kemajuan pembangunan di satu wilayah pemerintahan, apalagi terkenalnya Kecamatan Rumpin yang kaya sumber alam namun kondisi infrastrukturnya sangat jauh berbanding dengan kecamatan-kecamatan lain di wilayah pimpinan bupati Bogor Nurhayanti.

Saat dikomfirmasi melalui telepon, Kepala UPT Bina Marga Leuwiliang tidak memberi keterangan secara rinci terkait rusaknya jalan tersebut. Padahal rusaknya jalan yang sering digunakan pengguna ruas jalan penghubung ke beberapa kecamatan itu sangat memperhatinkan.

Dalam pantauan KM, bukan hanya rusaknya jalan tersebut yang menjadi perhatian, tapi Jembatan Paranji pun luput dari perhatian dinas terkait, padahal di jembatan yang curam dan aspal mengelupas itu sering terjadi kecelakaan.

Kepala Desa Cibodas, R. Maryadinata mengharapkan peningkatan jalan utama menuju beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor lebih ditingkatkan lagi.

“Harapan saya perawatan jalan tersebut harusnya lebih diperhatikan lagi bahkan ketua DPRD juga sudah meninjau ke lokasi perbaikan jalan, tapi sampai saat ini sih belum ada informasi yang akurat [terkait tindak lanjutnya],” tegasnya kepada KM Senin 26/12. (Irfan/MD)

Komentar Facebook

1 Comment

  1. Jembatan ini sudah di perbaiki kan Min?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*