Urus Akte Kelahiran Tidak Boleh Diwakilkan, Warga Kaget

Akta kelahiran (ilustrasi)
Akta kelahiran (ilustrasi)

BOGOR (KM) – Warga yang hendak mengurus dokumen cacatan sipil di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor kaget bukan kepalang dengan adanya aturan bahwa dalam pengurusan akte lahir tidak dapat lagi diberikan kepada pihak ketiga.

Aturan terbaru yang di sosialisasikan oleh Disdukcapil Kabupaten Bogor itu bukan produk hukum pemerintah daerah, melainkan produk hukum langsung dari pemerintah pusat.

Menurut Kepala Bidang Catatan Sipil di Disdukcapil Kabupaten Bogor, Herry Herwandi, bagi warga yang ingin membuat akte kelahiran, harus diurus langsung oleh kepala keluarga dan tidak dapat diwakilkan, terlebih menggunakan calo.

“Sesuai dengan UU No 23 tahun 2006, Pasal 27 ayat 1 bahwa penduduk yang wajib melaporkan kelahiran adalah kepala keluarga,” kata Heri Herwandi saat ditemui di ruang kerjanya.

Heri juga menambahkan, dengan keluarnya UU tersebut masyarakat tidak perlu cemas, karena dalam Pepres (Peraturan Presiden) No 25 tahun 2008, pasal 98 ayat 1, dijelaskan juga ada pengecualian.

“Surat kuasa untuk pelaporan yang dikuasakan adalah pencatatan sipil penduduk yang tidak mampu karena faktor umur, sakit keras, cacat fisik atau cacat mental,” jelas Herry.

Selain itu ia menjelaskan bahwa peraturan tersebut dikeluarkan sudah lama, dan diumumkan di loket-loket pelayanan, sekaligus untuk menghindari pungutan liar.

“Ngurus langsung kan lebih bagus, tanpa di wakilkan, jadi tau prosedur yang harus ditempuh serta syarat-syarat yang dilampirkan,” pungkasnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

2 Comments

  1. BISAKAH DI BUAT OLEH IBU DARI AKTA ANAK?

  2. Mas klo yg mewakili pembuatan akte adik kandung bisa gk ya?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*