Tingkatkan Mutu Pendidikan, HIMPAUDI 2 Kecamatan Gelar Workshop Bersama Implementasi Kurikulum 2013

Peserta workshop Himpaudi di Sukajaya, Bogor Sabtu 19/11 (dok. KM)
Peserta workshop Himpaudi di Sukajaya, Bogor Sabtu 19/11 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) di dua kecamatan, yakni Sukajaya dan Nanggung, melaksanakan sosialisasi atau workshop implementasi Kurikulum Tahun 2013, di gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

“Kebetulan hari ini kami mengadakan workshop implementasi kurikulum 2013. Alhamdulillah kami bisa bergabung dengan Kecamatan Nanggung, dengan jumlah peserta 120,” ujar ketua panitia workshop itu, Rahemi, Sabtu 19/11.

Ditambahkan Emi – sapaan akrabnya – bahwa workshop ini bertujuan membina dan menata pendidik PAUD tentang apa yang akan mereka sampaikan ke anak, dengan mengacu pada Kurikulum 2013.

“Mungkin setelah kami mengadakan workshop ini,jadi lebih tau apa yang akan disampaikan ke anak,sebelumnya yang akan kami terapkan adalah kurikulum permendiknas no 58 Tahun 2009, tapi dikarenakan di tahun 2013 ada kurikulum baru maka kami terapkan yang ini,” beber Emi.

Senada dengan Emi, ketua Himpaudi Kecamatan Sukajaya, Maman Surahman menjelaskan kalau bergabungnya Kecamatan Nanggung pada workshop ini adalah lumrah.

“Dari kegiatan ini kami mengambil tema workshop implementasi kurikulum 2013, harusnya se-kecamatan Sukajaya aja tapi kemarin Himpaudi Kecamatan Nanggung minta gabung, ya kami turuti saja dan tidak menjadikan suatu masalah, toh ini untuk kemajuan bersama,” kata Maman.

Maman menambahkan bahwa kegiatan ini sudah mendapat restu dari berbagi pihak yang terkait dengan Himpaudi, juga SMPN1 Sukajaya yang gedungnya dipakai untuk acara Workshop.

“Setelah kami bentuk panitia lalu kami tentukan tempat,dan Alhamdulillah pihak SMP 1 Sukajaya ini menerima secara legowo kami pinjam tempatnya,ada juga dukungan dari berbagai pihak termasuk Kecamatan, penilik, khususnya lembaga PAUD mendukung kegiatan ini,” ujar Maman.

Biaya yang dikeluarkan semuanya atas swadaya,dan tidak ada bantuan dari manapun,termasuk mendatangkan narasumber yang ahli dibidangnya.

“Untuk anggaran sengaja kami minta ke peserta sebesar Rp 75 ribu,digunakan untuk konsumsi, transport, dan kami mendatangkan narasumber yang ahli di bidang kurikulum 2013. Harapan kami semoga implementasi workshop kurtilas ini menjadikan pendidik dan Tutor PAUD lebih maju lagi, dan faham akan tugasnya,” harapnya.

Terpisah, ketua forum Himpaudi Wilayah Bogor Barat, Jamal, yang juga Ketua Himpaudi Kecamatan Jasinga, menyampaikan dukungannya atas kegiatan workshop implementasi kurikulum 2013 (Kurtilas).

“Keterkaitan dengan forum adalah memotivasi dan mendukung segala pelatihan, yang di berikan narasumber kepada peserta saat ini, khususnya Korwil Bogor Barat dari Ciomas sampai Parungpanjang. Saya berharap Kecamatan lain pun mau malaksanakan workshop kurtilas ini,” kata Jamal. (TRI)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*