Pengunjuk Rasa “Aksi Bela Islam” Berbondong-Bondong Penuhi Istiqlal, Aparat Bersiaga

Massa dari ormas Islam yang ikut serta dalam demo
Massa dari ormas Islam yang ikut serta dalam demo "Aksi Bela Islam" berjalan menuju Masjid Istiqlal membawa atribut ormas (dok. Arnadi/ KM)

JAKARTA (KM) – “Aksi Bela Islam” jilid II nampaknya akan marak dihadiri ratusan ribu masa. Dalam pantauan KM, sejak 5 hari sebelum aksi hari ini berlangsung banyak terbentang sepanduk yang bertuliskan “Semua Kita Bersaudara” dan spanduk-spanduk berlogo Pemprov DKI serta indentitas masing-masing kelurahan. Menurut Faisal, warga Kampung Melayu yang berhasil dimintai keteranganya, “ya kita memang bersaudara tapi yang bikin pecah itu loh bacotnya si Ahok,” geramnya.

Awak media KM memperoleh informasi dari anggota Brimob Kelapa Dua, Ferdinand dan Lembardo, yang mengatakan, “Saya didatangi dari Brimob Maluku dan Medan. Memang untuk hadapi massa yang berjumlah ratusan ribu diperkirakan. Gak cukup, serem kalau cuma anggota Brimob dari pulau Jawa saja, makanya kami dari seberang Jawa banyak diturunkan,” tegasnya.

Aparat kepolisian bersiap untuk mengamankan aksi massa "Bela Islam" 4/11 (dok. Arnadi/KM)

Aparat kepolisian bersiap untuk mengamankan aksi massa “Bela Islam” 4/11 (dok. Arnadi/KM)

Iring-iringan massa bermotor dengan membawa bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mulai bergerak dari jalan Kampung Melayu sejak pukul 07:00 WIB pagi ini. Gayung bersambut dengan rombongan masjid Sunda Kelapa berlanjut masjid Cut Mutia Menteng. Iring-iringan massa sepanjang sekitar 500 meter dengan tertib berjalan menuju Masjid Istiqlal.
Informasi yang di dapat awak media KM melalui Koordinator HTI Kampung Melayu dan Bekasi, Yusron, “Kondisi parkiran kendaraan mobil dan motor di Istiqlal sudah tidak menampung lagi,” tegas Yusron.

Di sekitar Masjid Cut Mutia Menteng, nampak pasukan marinir bersiaga dengan senjata laras panjang lengkap. Informasi dari Sertu Lilik, “TNI disiagakan karena wilayah Menteng dan sekitarnya masuk dalam ring VIP, banyak rumah para menteri aktif sehingga perlu pengamanan ekstra. Saya berharap Presiden bisa ambil keputusan tegas sehingga tidak mementingkan seorang saja namun mengorbankan 200 juta rakyat Indonesia ini,” pungkasnya.

Informasi dari anggota Binmas Polsek Menteng, massa diperkirakan akan bergerak melalui 4 titik masjid. Sunda Kelapa, Cut Mutia, Al-Azhar, serta Istiqlal. “Mereka semuanya akan longmarch menuju Istana dan Bareskrim Mabes Polri guna meneriakan aspirasinya,” katanya. (Gie/Arnadi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*