Siapkan Relokasi Revitalisasi Sungai, Pemprov DKI Ratakan Pasar Rumput

Sejumlah pedagang Pasar Rumput melihat kondisi Pasar yang telah diratakan (dok. KM)
Sejumlah pedagang Pasar Rumput melihat kondisi Pasar yang telah diratakan (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Menyusul ditetapkannya sebagian wilayah Pasar Rumput yang akan diratakan untuk pembangunan rusunawa, otoritas Pemerintahan DKI Jakarta merelokasi pedagang pasar tradisional ini ke kios-kios di sebuah bangunan baru.

“Sebenarnya Pasar Rumput ini pasar tradisional yang masih bertahan di tengah maraknya pasar modern seperti mall dan plaza, dan sempat mengalami perluasan di zaman Orde Baru. Pedagang di pasar ini rata-rata pindahan Pasar Manggarai yang terbakar hebat di tahun 80-an,” tukas US, salah satu pedagang pakaian di Pasar Rumput.

Menurut kepala PD Pasar Jaya (Pasar Rumput), Herman, saat awak KM mengkonfirmasi, “Para pedagang yang sudah mengisi formulir relokasi pasar telah kami sediakan kios pengganti di sebelah timur area pasar ini,” ujar Herman.

“Namun setelah kami melihat lokasi bangunan baru pasar, nampak masih banyak sejumlah kios yang dibiarkan kosong, entah mengapa. Bisa jadi sewa kios pedagang yang terlalu tinggi sehingga banyak yang tak mampu menempatinya,” lanjutnya.

Terlihat Sabtu 8/10 alat berat sudah mulai bekerja meratakan bangunan pasar lama ini dan memang telah banyak kios yang telah dikosongkan.

Tampak satuan dari Polsek Setiabudi, Satpol PP dan LSM mengawasi jalanya penggusuran pasar. Ketika dikonfirmasi Wartawan KM, lurah Pasar Manggis Purwati mengatakan, “lokasi bekas pasar ini akan diproyeksikan oleh Pemda untuk pembangunan Rusunawa, yang nantinya diperuntukkan bagi relokasi warga kelurahan Manggarai yang terkena dampak revitalisasi sungai tahun 2017 mendatang, Insya Allah siap huni pertengahan Agustus 2017,” tegasnya. (jack-Lie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*