SD Amaliah Ciawi Tempatkan Bahasa Arab Dalam Muatan Lokal

SD Amaliah di Ciawi, Kab. Bogor (dok. KM)
SD Amaliah di Ciawi, Kab. Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – SD Amaliah Ciawi Kabupaten Bogor menempatkan mata pelajaran Bahasa Arab dalam Muatan Lokal (Mulok) bersanding dengan bahasa daerah.

“Bahasa Arab harus ditempatkan pada pembelajaran mulok bersanding dengan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia, karena memang bukan mata pelajaran wajib dalam kurikulum pendidikan dasar,” ungkap Kepala SD Amaliah Ciawi, Miftahul Khair kepada Kupasmerdeka.com di kantornya, Kamis (27/10/2016).

Lanjut Miftahul, sekolah mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab secara variasi dimulai dari kelas IV, V dan VI sedangkan untuk kelas I sampai kelas VI memakai metode ‘Materi Plus’.

Menurut Miftahul, dalam kontek global perkembangan Bahasa Arab mulai dari sekolah dasar sangat diperlukan, namun tidak menyisihkan bahasa daerah dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan sebagai kekayaan lokal.

“Pembelajaran Bahasa Arab dapat ditempatkan pada mulok dan kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Dia mengatakan, pembelajaran Bahasa Arab selama ini berorientasi pada hafalan kosakata dan bukan pada kompetensi komunikatif tingkat dasar.

“Seharusnya metode pembelajaran yang digunakan bisa metode kontekstual dengan variasi belajar menyenangkan secara kreatif oleh guru,” katanya. (Dedi / Pendi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*