Realisasi Cita-cita Harus Melalui Perjuangan

Oleh M. Haris Zulkarnain S.Ip

PONTIANAK (KM) – Masa-masa perkuliahan adalah sebuah masa transisi dari tahap ke tahap, melalui semester per semester hingga mencapai tahapan Praktikum I, Praktikum II, Kuliah Kerja Mahasiswa hingga Skripsi. Semuanya adalah tahapan dalam menempuh di Perguruan Tinggi. Mahasiswa, organisasi, idealisme hingga karya menjadi hal yang tak terpisahkan. Ilmu pengetahuan yang didapat selama masa perkuliahan tidak akan berarti jika hanya bersifat teori atau retorika, harus ada “tindakan aplikatif” pada kehidupan bersosial masyarakat.

Kata-kata “Maju ke gelangggang walau 1 orang, berbuat walau 1 detik” adalah sebuah analogi dimana pentingnya berjuang dalam hidup, dimanapun dan kapanpun, berbuat selagi ada kesempatan, karena waktu yang terlewati tidak akan bisa diulangi. Generasi muda harus menjadi generasi yang terdepan dalam kemajuan bangsa. Dengan sikap yang tekun, sabar, ikhlas yakin usaha sampai.

Semakin menderita perjuangan yang kita jalani, maka akan semakin elegan keberhasilan yang didapat, apa yang sudah berlalu akan menjadi cerita dan memori indah di kemudian hari. Kepekaan menjadi hal terpenting dalam menghadapi era milenium digital seperti sekarang. Kini apapun tersedia, tinggal kembali pada individu apakah terus berdiam diri atau bergerak dan berjuang. Banyak yang menginginkan perubahan, tetapi ketika diajak untuk bergerak bersama, semua diam dalam keheningan. Sama seperti ketika sedang berkuasa, semua merapat, tetapi ketika sedang masa sulit dalam masa oposisi, semua tiarap. Begitulah kira-kira analogi perjuangan dalam sudut pandang politik.

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*