Cegah Pungli, Inilah Strategi Disdukcapil Kabupaten Bogor

Kadisdukcapil Kabupaten Bogor, Oetje Subagdja (dok. KM)
Kadisdukcapil Kabupaten Bogor, Oetje Subagdja (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bogor mengatakan dengan tegas pihaknya menolak keras segala praktek pungli saat melakukan pelayanan kepada masyarakat. Jurus yang diterapkan dinasnya untuk mencegah terjadinya praktik pungli adalah dengan cara memberikan pelayanan jemput bola ke 40 kecamatan yang ada di kabupaten Bogor di hari Senin, Rabu dan Kamis.

Menurutnya, langkah tersebut dianggap sangat efektif dan sekaligus lebih mendekatkan diri kepada masyarakat

“Dalam hal mencegah praktek pungli tidak dapat dilakukan secara sepihak, tapi butuh kerja sama masyarakat tanpa melibatkan pihak lain dalam proses pengurusan berkas kependudukan,” jelas Oetje Subagdja, kepala dinas.

“Nggak perlu melalui orang lain, masyarakat datang ke satu tempat melakukan pengurusan, sabar menunggu serta turuti proses yang semestinya dan jangan berharap instan,” ucap Oetje kepada media.saat di temui di kantornya Selasa sore (18/10/2016).

Selain itu, kata Oetje, praktek pungli harus didefinisikan secara luas, melihat sebabnya. “Sebetulnya kan ada orang yang punya waktu tapi tidak punya uang maupun sebaliknya, proses pelaksanaan itu kan bila seseorang punya uang dan tidak punya waktu dan minta diuruskan,” sambungnya.

“Artinya begini. Perlu juga seseorang melaksanakan proses kegiatan minta bantuan orang lain tapi kalau bisa, urus aja sendiri, jika emang itu penting,” pungkasnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*