Tim Sepakbola Jawa Tengah Tumpaskan DKI Jakarta pada PON XIX, Pelatih DKI Tuding Kecurangan

Pelatih tim sepakbola Jawa Tengah, Anjar (kanan) saat jumpa pers selepas pertandingan sepakbola Jawa Tengah lawan DKI Jakarta pada laga PON XIX di Bogor (dok. KM)
Pelatih tim sepakbola DKI Jakarta Sudirman (kiri), dan Jawa Tengah, Anjar (kanan) saat jumpa pers selepas pertandingan sepakbola Jawa Tengah lawan DKI Jakarta pada laga PON XIX di Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) –  Laga pertandingan sepakbola pada PON XIX kembali bergulir setelah rehat sehari. Petang hari ini 16/9 berlangsung pertandingan antara Provinsi DKI Jakarta melawan Provinsi Jawa Tengah, yang dimenangi oleh kesebelasan Provinsi Jawa Tengah dengan skor 0-1, dengan gol tunggal tercipta pada babak kedua.

Terciptanya gol itu atas kerja sama yang apik oleh para pemain Jawa Tengah yang akhirnya berhasil menjebolkan gawang DKI Jakarta dari kaki Ade Kurniawan.

Saat ditemui KM, pelatih kesebelasan Jawa Tengah Anjar mengungkapkan kekagumannya atas permainan para atlit itu. “Permainan hari ini sangat luar biasa, terlebih target dari manager sangat berat, yaitu menang hari ini, atau angkat koper. Terlepas dari itu anak-anak bekerja keras untuk memenangkan pertandingan ini,” tukas Anjar.

Advertisement

Namun pandangan itu disetujui oleh pelatih team Jakarta, Sudirman, saat jumpa pers. “Marilah kita jujur, ketika technical meeting disepakati, pemain profesional hanya ada 5 pemain dalam satu team dan yang boleh bermain hanya 3 orang pemain,” sindirnya.

“Kenyataannya, Jawa Tengah memainkan 4 orang pemain profesional sekaligus dalam pertandingan ini, itu pelanggaran, untuk hal tersebut kami dari jajaran official akan protes, menggugatnya ke PB PON,” tegas Sudirman. (Rully)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: