Kepsek SMP 145 Jakarta Diduga Selewengkan Dana BOS

SMP Negeri 145, Setiabudi, Jakarta Pusat (dok. Mugi/KM)
SMP Negeri 145, Setiabudi, Jakarta Pusat (dok. Mugi/KM)

JAKARTA (KM) – Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan Bripka Komarudin pada Rabu 14/9 melaksanakan kunjung-sambang ke SMPN 145, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, bersama tim KM dan bertemu Kepala Sekolah SMPN 145, Edi Sunarto. Dalam kunjungan tersebut Edi mengeluhkan tidak adanya anggaran untuk mengekspos kegiatan siswa, walaupun dana tersebut sudah dianggarkan dalam bentuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Pada Selasa 6/9 silam SMP ini berhasil menyabet piala bergilir dari Gubernur Jawa Barat, Pangdam Jaya, dan Kapolres Depok dalam lomba Paskibra Se-Jawa. Namun kerja keras pelatih Paskibra dan para siswanya tampaknya tidak diberikan apresiasi oleh pihak sekolah. Menurut wakil kepsek bidang kesiswaan, Dedy, “saya baru dengar 3 hari yang lalu tentang juara se-Jawa Paskibra yang diadakan dikota Depok.”

Masih menurut Dedy, dirinya tidak tau menahu, kapan latihannya. “Kok dengar malah sudah juara,” tegas Dedy.

Advertisement

Ketika ditanyai tentang koordinasi dalam struktur kepengurusan sekolah itu, Dedy menuturkan bahwa dirinya sempat mundur menjadi Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan dikarenakan semua beban tugas kegiatan kesiswaan yang ekstrakurikuler dibebankan kepadanya. “Sementara dana pembinaan plus lomba-lomba tidak pernah ada, ya terpaksa pakai kocek pribadi saya. Nah datang Edi [kepsek baru] saya diminta lagi,” keluhnya.

Sementara itu, kepsek Edi Sunarto menjelaskan kepada KM bahwa dirinya merasa “terkekang dengan peraturan yang dibuat oleh pemprov DKI Jakarta.”

“Tidak ada anggaran untuk mengekspos kegiatan siswa baik yang berprestasi, apalagi yang tidak. Namun saya tidak dapat berbuat banyak dalam hal demikian,” katanya.

Hal tersebut bertolak belakang dengan Juklak 13 dalam item penggunaan dana BOS dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatakan bahwa dana BOS “dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler peserta didik yang didalamnya terdapat butir penjelasan pengembangan pendidikan karakter.”

(Gie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*