HIMMA Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba Kepada Pelajar Sekolah Menengah

Anggota HIMMA Kabupaten Bogor bersama Kadisdik Kabupaten Bogor Tb. Lutfi (dok. Dian/KM)
Anggota HIMMA Kabupaten Bogor bersama Kadisdik Kabupaten Bogor Tb. Luthfie Syam (dok. Dian/KM)

BOGOR (KM) – DPD Himpunan Mahasiswa Mathla’ul Anwar (HIMMA) Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan PC Ikatan Pelajar Mathla’ul Anwar (IPMA) Kabupaten Bogor menggelar penyuluhan bahaya narkoba bagi pelajar di Gedung PGRI Ciampea. Acara itu di hadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tb. Lutfi Syam, Camat Ciampea Djuanda Dimansyah dan jajaran Muspika Kecamatan Ciampea, Selasa (27/9) pukul 13:00-17:00.

Dalam kegiatan penyuluhan ini, panitia menghadirkan penyuluh dari berbagai instansi, yakni dari BNNK Bogor diwakili oleh Kepala Bidang Pemberantasan AKP Supono dan dari Satuan Narkoba Polres Bogor diwakili oleh Brigadir Age Ph sebagai penyuluh narkoba, dan juga perwakilan dari DPD KNPI Kabupaten Bogor serta Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor.

Ketua DPD HIMMA Kabupaten Bogor Daden Ahmad Sughiri mengatakan bahwa pihaknya sudah sering mengadakan penyuluhan terkait bahaya narkoba. “Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua, DPD HIMMA Kabupaten Bogor akan tetap komitmen memerangi narkoba, dari sisi pencegahannya upaya ini menjadi bagian perjuangan organisasi kami untuk melakukan tindakan preventif agar angka pengguna narkoba tidak semakin meningkat khususnya di Kabupaten Bogor,” tegas Daden.

“Penyuluhan ini kami arahkan pada tingkatan pelajar karena usia pelajar sangat rawan dipengaruhi dengan peredaran narkoba ini, kita semua peduli wajib menyelamatkan pelajar dari rusaknya moral generasi penerus bangsa, maka tema yang kita angkat yaitu ‘Pelajar cerdas tanpa Narkoba’,” kata Daden menambahkan.

Ia menerangkan, tema tersebut memunculkan gagasan bahwa menjadi seorang pelajar yang cerdas itu bukanlah seorang pengguna narkoba.

Kadisdik Kabupaten Bogor Tb. Lutfi Syam mengapresiasi upaya ini, yang ia sebut sebagai kreativitas sekaligus kepedulian terhadap generasi penerus bangsa yang tidak ingin mereka terjerumus dalam penggunaan barang terlarang tersebut.

Advertisement

“Maka selamatkan dunia pendidikan dari peredaran narkoba agar dunia pendidikan ini dapat melahirkan calon-calon pemimpin di masa yang akan datang, dari berbagai profesinya masing-masing, ada yang menjadi seorang guru, ulama, pengusaha dan lain-lain. Semua itu akan tercapai cita-cita bila tidak terganggu dengan penyalahgunaan narkoba,” ujar Lutfi di depan ratusan siswa sekolah menengah dari berbagai sekolah yang mengikuti penyuluhan tersebut.

Kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba ini juga mendapat apresiasi tinggi dari camat Ciampea Djuanda Dimansyah, melihat kreativas para mahasiswa yang memiliki rasa kepedulian dan keprihatinan tentang maraknya penggunaan narkoba di kalangan pelajar.

“Jujur saya jarang menemuinya dan saya apresiasi kegiatan penyuluhan ini sangat positif dan menciptakan pengetahuan bagi para pelajar bahwa narkoba itu sangat berbahaya dan dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa,” ujar Djuanda.

Antusiasme para pelajar tampak sangat baik menyambut kegiatan penyuluhan narkoba ini. “Penting bagi kami, seorang pelajar sangat mengharapkan pembinaan-pembinaan agar semakin mengetahui tentang jenis-jenis narkoba dan bahaya penyalahgunaannya,” ungkap salah satu peserta.

“Apalagi tadi para pelajar di hadirkan langsung mantan pengguna narkoba dan narapidana menyampaikan di hadapan para pelajar tentang asal muasal menjadi seorang pecandu dan bagaimana penyesalan di kemudian harinya setelah berususan dengan penegak hukum. Ini begitu menarik mendengarkan pengalaman dari seorang mantan narapidana,” lanjutnya. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*