Disdik Jawa Barat Sosialisasikan Gerakan Literasi Sekolah di Kabupaten Sukabumi

Peserta duta baca dengan para guru dan kepala sekolah juga kepala UPTD Parungkuda, Sukabumi (dok. KM)
Peserta duta baca dengan para guru dan kepala sekolah juga kepala UPTD Parungkuda, Sukabumi (dok. KM)

SUKABUMI (KM) – Gerakan literasi sekolah merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah seperti peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, komite sekolah, orang tua peserta didik dan tokoh masyarakat yang dapat merepresentasikan keteladanan dan pemangku kepentingan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Literasi juga merupakan gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif berbagai elemen.

Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca peserta didik. Pembiasaan ini dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca, dengan guru membacakan buku dan warga sekolah membaca dalam hati yang disesuaikan dengan konteks atau target sekolah.

Dalam konteks program Kemendikbud, “literasi” lebih dari sekedar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital dan auditori.

Sosialisasi gerakan literasi di kabupaten Sukabumi dilaksanakan hari Senin 19/9 di SDN I Kompa Kecamatan Parungkuda. Dalam sosialisasi yang disampaikan oleh Koordinator Penggerak Tingkat Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Cucu Supriadi, di setiap sekolah harus dibiasakan bagi para peserta didik membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. “Ini berlaku juga untuk para guru, kepala sekolah dan orang tua peserta didik dan jika dalam waktu 10 bulan anak didik bisa menyelesaikan membaca sebanyak 24 judul, akan diberikan penghargaan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berupa medali, begitu juga dengan gurunya,” ungkapnya.

Advertisement

Harapan Cucu, gerakan literasi di kabupaten Sukabumi dapat mencerdaskan anak didik dan dunia pendidikan bisa lebih maju, dan gerakan literasi di SDN I Kompa benar-benar menjadi pionirnya. Ada 31 sekolah di kabupaten Sukabumi yang melakukan gerakan literasi, karena ke-31 sekolah dasar ini sudah mempunyai akun yang sudah dicanangkan oleh Kadisdik Provinsi Jawa Barat. “Tidak menutup kemungkinan semua sekolah dasar yang berada di kabupaten Sukabumi bisa mengikuti gerakan literasi,” ungkapnya. (Asep)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*