Buser Polresta Depok Hajar Wartawan Saat Meliput Kebocoran Pipa Gas
DEPOK (KM) – Seorang wartawan media online berimbang.com yang hendak mempertanyakan proyek bocornya pipa gas di depan Depok Town Square (Detos) jalan Margonda raya, Sabtu 24/9 lalu, dikeroyok 3 oknum buser Polresta Depok. Kejadian tersebut tersebar luas dan menjadi pembicaraan hebat di kalangan insan pers.
Menurut korban, yang biasa dipanggil Iik, ketika dirinya meliput, “pelaksana proyek saya tanya baik-baik, apa benar proyek ini dibacking pejabat Polres Depok, tentang proyek pipa gas tersebut dan saya didatangi 3 oknum buser Polres, jawab oknum buser ngotot, teriak ‘Iya, ni proyek pegangan pak Kapolres, mau lu apa hah?’ terjadilah adu argumen, tiba-tiba saya dipukul 3 orang buser, dikeroyok seperti maling, saya menjadi bulan-bulanan mereka,” ungkap Iik kepada KM.
Lanjutnya, tiba di kantor Polresta Depok, di ruang penyidik polresta, Iik yang sudah mengatakan bahwa dirinya wartawan, masih kembali digebuki, “Pak saya ini wartawan, ketiga oknum buser tersebut tetap acuh dan ngoceh seakan meremehkan tugas jurnalis, oknum buser mengatakan, ‘gue gak takut sama wartawan, panggil temen-temen loe wartawan,’,” terang Iik.
Adapun tugas wartawan sebagai kontrol sosial dilindungi UU Pers No. 40 tahun 2009, dan sanksi dan hukum terang dijelaskan dalam undang-undang pers tersebut, diantaranya sanksi terkait menghalang-halangi tugas wartawan.(Tengku YusRizal)
Leave a comment