Bupati Bogor Enggan Temui AMPB, Anggota DPRD Jabar: “Urusan Penting Tidak Boleh Didelegasikan”

Sejumlah perwakilan Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB) setelah melakukan aksi
Sejumlah perwakilan Aliansi Masyarakat Penyelamat Bogor (AMPB) setelah melakukan aksi "Walk Out" dari kantor Bupati menyusul gagal bertemu langsung dengan Bupati Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sikap Bupati Bogor Nurhayanti yang menunjuk pembantunya ASDA 1 Bidang Pemerintahan Burhanudin dan Kepala BPKPD Rustandi untuk berdialog dengan perwakilan AMPB  mendapat penolakan keras dari AMPB yang tetap ingin bertemu dengan Bupati Bogor Nurhayanti, sehingga mereka melakukan Walk Out dari ruangan pertemuan, Kamis (8/9).

Sikap Nurhayanti ini mendapat komentar dari berbagai kalangan terutama dari politikus Demokrat Asep Wahyuwijaya yang duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang menyayangkan sikap Bupati yang kurang tanggap dalam merespon aksi AMPB.

“Padahal keinginan warga yang diwakili oleh AMPB tidak ada yang buruk. Apa susahnya bertemu dan berdiskusi dengan warga? Bukankah berdialog dengan warga yang kritis merupakan tradisi yang harus dijaga dan dirawat demi kebaikan pembangunan di Kabupaten Bogor? Dalam benak saya, kalau pun Bupati saat itu tidak ada di tempat, tinggal atur jadwal saja kan? Undang mereka ke Pendopo, jamu mereka dengan baik, bahas satu persatu masalah yang menjadi tuntuntan mereka, bangun suasana dialog yang konstruktif,” tegas Asep kepada Kupas Merdeka, Jumat (9/9).

Advertisement

Untuk urusan teknis Bupati pun bisa mengajak Kadis terkait, jika ada temuan yang datanya valid bisa langsung di-follow up, atau sebaliknya jika ada informasi dari warga yang kurang relevan dan hanya berdasarkan kabar burung saja bisa diluruskan juga informasinya.

“Jadi, secara prinsip saya kira menjadi wajar jika saudara-saudara dari AMPB marah dan walk out. Urusan penting dan menyangkut hajat orang banyak kok di delegasikan,” tegas politikus partai Demokrat ini. (Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*