130 Pengungsi Korban Banjir Tempati Penampungan di Markas Korem 036 Garut

Suasana di penampungan pengungsi korban banjir bandang di Markas Korem 036 Garut. (dok. Mugi/KM)
Suasana di penampungan pengungsi korban banjir bandang di Markas Korem 036 Garut. (dok. Mugi/KM)

GARUT (KM) – Memasuki hari ke 7 setelah banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut, tim gabungan memperluas area pencarian korban hilang hingga ke Waduk Jatigede di wilayah Kabupaten Sumedang. Hal ini dilakukan setelah ditemukannya enam korban banjir bandang di sekitar Waduk Jatigede. Menurut Media Center Banjir Garut, hingga saat ini sudah terkonfirmasi sejumlah 36 korban tewas.

Detik-detik peristiwa tragis itu dikisahkan oleh pihak security balai Pusat Kesehatan Paru Kabupaten Garut saat disambangi oleh tim KM. “Saat banjir, saya sedang jaga malam. Air masuk mulai pukul 10 malam melalui belakang gedung. Pergerakan air begitu cepat, dalam waktu 15 menit seluruh ruangan tersebut sudah digenangi air setinggi 2 meter. Panik, saya lari ke dataran tinggi mendekati sekolah SLB sampai harus naik keatas lotengnya. Tim SAR berhasil mengevakuasi pada pukul 23:00,” ketusnya dengan lirih.

Advertisement

Seorang apoteker Balai Kesehatan itu pun mengatakan bahwa  seluruh dokumen, alat kesehatan, obat-obatan pun tak tersisa rusak dihantam ganasnya air banjir bandang. “Apalagi posisi balai kesehatan paru ini berada dekat dengan jembatan sungai Cimanuk yang saat kejadian meluap dan menutupi jembatan tersebut (tak terlihat). Dengan kesigapan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, obat-obatan dikirim kembali,” tegasnya.

Wartawan KM bersama kontributor wilayah Garut pun turut menyambangi lokasi penampungan pengungsi yang terletak di markas Korem 036 Garut di Jalan Brata Yudha. Para aparat TNI terlihat berbaur dengan warga. Menurut paramedis, pengungsi yang ada di markas tersebut berjumlah 130 jiwa atau 30 KK. “Kami setiap hari selalu berkeliling menayakan keluhan kesehatan terhadap para pengungsi terutama Batita, Balita, Ibu-ibu,” tegas Bidan Cinta, salah satu staf medis di penampungan tersebut. (Gie/Bustomi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*