Kembangkan TI untuk Desa Tertinggal, Kemkominfo Adakan Kompetisi “Solusi Desa Broadband Terpadu”

(dok. KM)
(dok. KM)

JAKARTA (KM) – “Solusi Desa Broadband Terpadu”, progam kompetisi yang mengundang anak muda untuk memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi di desa tertinggal, diadakan di Jakarta, Selasa 2/7. Kompetisi teknologi ini dijalankan secara terpadu, mulai dari pengembangan solusi, penerapan, hingga pembinaan dan pendampingan yang mengikutsertakan komponen profesional dan masyarakat lokal yang relevan. Berdasarkan pencapaian yang ingin diraih acara tersebut, diharapkan para investor muda mampu menyajikan solusi dan implementasi yang menggabungkan elemen jaringan perangkat aplikasi dan dukungan sistem, dengan bersinerginya antara pemerintah, profesional, dan kalangan investor muda.

Acara ini diikuti oleh 23 tim Aplikasi Desa Broadband Terpadu, dan dihadiri Guru Besar Universitas Indonesia bidang Fasilkom, Prof. Dr. Eko Budiarjo dan dibuka oleh Staf Khusus Kominfo, Direktur Bidang Pita Lebar Kominfo Dr. Ismail, yang menjelaskan tujuan dari acara tersebut

Advertisement

“Progam ini khusus untuk desa tertinggal, meliputi desa nelayan, desa pedalaman, dan desa pertanian. Solusi yang dihasilkan adalah keterpaduan dari jaringan, perangkat, aplikasi dan pendampingan sumber daya manusia itu sendiri,” jelas Ismail.

“Tujuan utama Program ini sendiri untuk meningkatkan hasil Produk mata pencaharian di desa sembari memaksimalkan produk yang dihasilkan terjual baik di pasaran, dan memastikan ketika terjadi hal yang membahayakan, masyarakat dapat menghubungi pihak berwenang secara real time, termasuk ketika ada isu kesehatan dan juga bencana alam, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang perdagangan, pendidikan, dan komunikasi,” tegasnya. (Lie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*