Esensi Kuliah Kerja Mahasiswa

(dok. KM)
(dok. KM)

Oleh M. Haris Zulkarnain, Mahasiswa Prodi Ilmu Politik Fisip Universitas Tanjungpura

Proses adalah tahapan yang harus dilalui untuk mencapai tujuan. Dalam Perguruan Tinggi (Universitas), misalnya untuk memperoleh gelar Strata-1 (S1) terdapat tahapan dan mekanisme akademik yang harus dijalani seorang mahasiswa. Tahapan perkuliahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura adalah Praktikum I yaitu berbentuk proposal mini, Praktikum II berbentuk proposal dengan beberapa fokus kajian teori, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) berbentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat pada suatu daerah (baik itu kecamatan atau desa) selama 1 bulan, Pengajuan Proposal penelitian (Judul), seminar proposal, penelitian lapangan dan terakhir sidang skripsi.

Dalam menjalani Kuliah Kerja Mahasiswa, mahasiswa di bagi menjadi beberapa kelompok, mendapat tempat bertugas masing-masing, mempunyai Dosen Pembimbing dan 1 (satu) kelompok terdiri dari belasan orang. Untuk kelancaran dan tata kelola yang baik, dibentuklah struktur kepengurusan dalam kelompok yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan bidang-bidang, yang mempunyai tugas, pokok dan fungsi masing-masing.

Pesan tersirat dari kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa, Pertama, Kepemimpinan (Leadership), pemimpin dan kebijakan sangat menentukan keberhasilan, kemampuan dalam memimpin kelompok, strategi kerja, serta tujuan yang akan dicapai bersama. Kedua, Kerjasama Tim (Teamwork), komposisi tim yang kompak akan mendukung dalam bekerja secara keseluruhan dalam pelaksanaan program sebagai tim dengan rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat. Ketiga, Interaksi Sosial (Social Interaction), selama sebulan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa akan tinggal di Posko atau tempat yang sudah disiapkan, mengenal kultur lingkungan, budaya dan masyarakat setempat, sehingga mengharuskan mahasiswa untuk bisa berinteraksi dengan baik. Keempat, Manajemen (Management

Advertisement
), perencanaan yang baik dan terstruktur akan mempermudah terlaksananya program kerja yang dibuat, beserta langkah dan solusi dalam mengatasi hambatan dikemudian hari, penempatan rekan di bidang yang sesuai dengan keahlian serta komunikasi terhadap perangkat desa, kecamatan, kabupaten, pihak luar bersama warga setempat demi tercapainya program yang akan direalisasikan. Kelima, Solidaritas (Solidarity), terdiri dari berbagai Program Studi dan daerah asal yang menyatu menjadi sebuah kelompok, kebersamaan dan tujuan bersama untuk terlaksananya kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa dengan baik. Sehingga memberikan arti bagi bersama untuk mengedepankan rasa kekeluargaan, saling menghargai dan kekompakan tim.

Esensi dari Kuliah Kerja Mahasiswa adalah implementasi ilmu pengetahuan yang di dapat dari proses perkuliahan di kampus (teori) menuju kerja nyata di masyarakat (Praktik). Bentuk-bentuk kegiatan yang dilaksanakan seperti pembuatan plang nama desa, batas desa, partisipasi pada kegiatan di hari Kemerdekaan, mengadakan seminar anti narkoba untuk para siswa hingga les untuk anak-anak di lingkungan Posko.

Setelah pembekalan, keberangkatan, beradaptasi di lingkungan, perencanaan program kerja, realisasi program, hingga penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kegiatan menjadi masa yang akan dikenang selama menjalani Kuliah Kerja Mahasiswa.

Tulisan ini adalah bentuk “Dukungan Penghargaan (Esteem Support)” kepada angkatan Reparator Fisip Untan 2013 dalam menjalani Kuliah Kerja Mahasiswa di tempat masing-masing. Selamat menjalankan Kuliah Kerja Mahasiswa, Semoga Sukses, Memberikan manfaat untuk masyarakat. Kerja, Kinerja, Berhasil!!!

 

 

Advertisement
Komentar Facebook

1 Trackback / Pingback

  1. Minggu Pertamaku di UGM | m.imam.muttaqin's blog

Leave a comment

Your email address will not be published.


*