Bangunan Tanpa IMB Masih Marak di Palmerah

Pembangunan rumah baru harus ada IMB dan dilengkapi dengan papan proyek (dok. KM)
Pembangunan rumah baru harus ada IMB dan dilengkapi dengan papan proyek (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Bangunan tanpa IMB di wilayah Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat semakin menjamur. Di saat para awak media sebagai kontrol sosial mengetahui hal itu, KM langsung mengkonfirmasi ke Seksi Penataan Kota (PK) Kecamatan Palmerah, Kamis lalu (18/8).

Saat ke ruangan PK sayangnya Kepala Seksi Penataan Kota Kecamatan Palmerah yang bernama Fitriadi tidak ada di ruangan. Menurut petugas bagian lapangan, Syaiful dan Slamet, keduanya mengatakan bahwa seluruh bangunan sudah diberikan SP (Surat Peringatan -red).

Namun, tampaknya belum ada satu pun bangunan yang ditindak.

Adapun beberapa bangunan yang melanggar terdapat di Jl. Anggrek Garuda Raya RT 01/05 (bangunan penambahan 1 lantai tanpa dilengkapi papan IMB), Jl. Perumahan Komplek Sandang No 4A (bangunan kos-kosan 3 lantai yang sudah disegel namun banner segel dicopot oleh pemilik bangunan), Jl. Kemanggisan Ilir 10 (peruntukan bangunan usaha, tetapi IMB-nya rumah tinggal) dan di Jl. Anggrek Rosliana (bangunan baru tetapi tidak memiliki IMB).

Advertisement

Tidak adanya sikap tegas dari Seksi PK membuat kesan seolah pihak Kecamatan Palmerah tutup mata terhadap hal tersebut.

Peraturan tentang IMB tertuang dalam Perda Provinsi DKI Jakarta No. 7 Tahun 2010 tentang Tata Cara Memiliki Izin Mendirikan Bangunan, Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah serta UU No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. (putra tobing)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*