Kebakaran Gudang Garmen di Sukabumi Diduga Akibat Korsleting

Pihak kepolisian, damkar, Satpol PP dan militer tampak mengamankan lokasi tempat kebakaran gedung milik perusahaan garmen di Cicurug, Sukabumi (dok. KM)
Pihak kepolisian, damkar, Satpol PP dan militer tampak mengamankan lokasi tempat kebakaran gedung milik perusahaan garmen di Cicurug, Sukabumi (dok. KM)

CICURUG, SUKABUMI (KM) – Sebuah gedung milik perusahaan garmen PT. Pilar Putera Sejati ludes dilalap api pada Selasa dinihari 19/7. Pihak kepolisian setempat menduga sementara ini bahwa kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik.

“Menurut informasi yang kami terima, api berawal dari ruang sample lalu menjalar ke gudang stock bahan dan ruang aksesoris. Dinihari tadi kami menerima informasi kejadian tersebut, setelah itu kami memerintahkan anggota meluncur ke TKP untuk mengamankan. Kami menerjunkan 20 anggota dan kami perintahkan memasang Police Line (Garis Polisi -red),” terang Kapolsek Cicurug, Kompol Sumaryoto.

“Dugaan sementara kejadian ini murni kebakaran yang diduga akibat konsleting aliran listrik, tidak ada unsur sabotase atau unsur-unsur lainnya, kami juga belum bisa menjelaskan kerugian akibat kejadian tersebut,” jelas Kompol Sumaryoto yang didampingi Kepala Satpol PP kecamatan Cicurug, Ujang.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, mengatakan bahwa untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 14 mobil damkar dengan 75 personil yang bekerja selama sekitar 7 jam. “Mobil Damkar yang diterjunkan dari Kabupaten Sukabumi 9 unit, bantuan dari kabupaten Bogor 4 unit dan dari Depok 1 unit, jumlah keseluruhan 14 unit mobil Damkar dan sebanyak 75 Personil Damkar. Lebih lanjut, untuk mengantisipasi api menjalar ke Gedung Dua, 3 unit mobil Damkar disiagakan di dekat Gedung Dua. Alhamdulillah berkat kerja keras personil kami, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 11. 00 Wib, saat ini personil hanya tinggal memadamkan bara yang masih menyala,” ungkapnya.

Advertisement

Di tempat terpisah, General Manager PT. Pilar Putera Sejati, Edo mengeluhkan atas kejadian tersebut. “Selain bahan baku yang habis terbakar, kami merasa kasihan juga sama 1200 Karyawan yang bekerja di PT ini, meraka mau tidak mau harus istirahat sekitar satu bulan lebih. Kalau lihat kondisi pabrik seperti ini, kami belum bisa menaksir berapa kerugian yang di alami,” katanya. (Wahyu)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*