DPRD Kab. Bogor Enggan Perpanjang Kontrak Pengelolaan Wisata Ciseeng

Salah satu pengunjung saat berada di taman wisata gunung kapur tirta sanita. (dok. KM)
Salah satu pengunjung saat berada di taman wisata gunung kapur tirta sanita. (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tenggang waktu kontrak yang terjalin antara pemerintah kabupaten Bogor dengan manajemen Wisata Gunung Kapur Tirta Sanita tinggal menghitung hari yang akan berakhir pada 31 Juli 2016, namun hal tersebut tidak membuat pihak menajemen bergeming dan akan terus melanjutkan kegiatan yang sudah berjalan selama puluhan tahun.

Di sisi lain, DPRD Kabupaten Bogor sudah memutuskan tidak lagi memberikan perpanjangan kontrak pengelolaan Taman Wisata Air Panas Tirta Sanita yang selama ini diberikan kepada PT Supra Piranti Wisata Ria.

Humas PT Piranti Wisata Ria menjelaskan bahwa selama pengelolaan, pihaknya trasparan kepada semua pihak dan akan mengadu kepada Bupati.

“Kami akan melayangkan surat ke Bupati Bogor terkait pengelolaan aset Pemda ini. Sebab, selama ini kewajiban perusahaan terhadap pemerintah terus dipenuhi,ā€ ucap Syamsudin kepada Kupas Merdeka, Senin (11/07) kemarin.

Advertisement

Menurut Syam, panggilan akrabnya, meski begitu apapun hasilnya nanti pihak perusahaan akan menerima segala keputusan dari pemerintah. Namun, perusahaan yang sudah puluhan tahun mengelola wisata Gunung Kapur ini akan tetap menjalankan usaha pariwisata dengan perhitungan lahan yang sudah dimilikinya. Sebab, masih kata Syam, lahan yang menjadi aset Pemda hanya seluas 2,2 hektar, sementara lahan perusahaan ada sekitar 11 hektar di sekeliling Gunung Kapur atau Gunung Putih tersebut.

ā€œLahan milik Pemda itu adalah jalan ke arah dalam wisata dan Gunung Kapur itu sendiri,ā€ pungkasnya. (Irfan)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*