Hari Kedua Operasi Patuh 2016, 675 Kendaraan Ditilang di Depok

Operasi Patuh 2016 di bilangan Jalan Margonda, Depok (dok. KM)
Operasi Patuh 2016 di bilangan Jalan Margonda, Depok (dok. KM)

DEPOK (KM) – Sampai hari kedua pelaksaan Operasi Patuh 2016 di jajaran Polresta Depok, sudah 675 kendaraan yang ditilang. Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo mengatakan, sebagian besar dari 675 kendaraan yang ditilang itu adalah sepeda motor.

“Kebanyakan yang kami tindak atau kami tilang itu adalah sepeda motor yang melawan arus,” kata Sutomo kepada kupasmerdeka.com, Rabu (18/5/2016).

Dari hasil evaluasi beberapa operasi yang digelar, kata Sutomo kelihatan bahwa kesadaran tertib lalulintas di Depok masih sangat rendah.

“Ini menjadi PR bersama, bagaimana meningkatkan kesadaran tertib lalulintas. Mudah-mudahan dengan semakin seringnya pelaksanaan operasi, kesadaran itu meningkat,” kata Sutomo.

Sasaran Operasi patuh, ujarnya, diantaranya melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spek aslinya, tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, motor harus lajur kiri dan harus menyalakan lampu utama di siang hari, melanggar lampu merah, melanggar marka jalan dan garis stop, dan pelanggaran lainnya.

Advertisement

Sementara, untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni pelat nomor tidak sesuai spek aslinya, tempel logo simbol pada pelat nomor, pakai rotator (sirene) pada mobil pribadi, tidak pakai sabuk pengaman, melanggar lampu merah, serta melanggar marka jalan dan garis stop.

“Bagi yang melanggar,  kami lakukan penindakan. Untuk itu, lengkapi surat kendaraan anda,” kata Sutomo.

Operasi Patuh melibatkan beberapa unsur terkait, yakni Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Polisi Militer, dan Garnisun. (Gie)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*