Jadi Saksi Kasus Rebutan Tanah, Camat Sukamakmur Menghindari Wartawan

Camat Sukamakmur (tengah, baju bergaris) memberikan keterangan pada perkara di PN Cibinong, 5/4 (dok. KM)
Camat Sukamakmur (tengah, baju bergaris) memberikan keterangan pada perkara di PN Cibinong, 5/4 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Panitera Pengadilan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor mengumumkan kehadiran Camat Sukamakmur sebagai saksi kasus pidana atas Nomor perkara 64/PID.B/2016/PN Cibinong, dengan Majelis Hakim Rio Destrado SH, Nusi SH.MH, Yuliana SH. Perkara ditangani oleh Jaksa Ridwan SH, yang menuturkan bahwa camat dimintai keterangannya sebagai saksi atas dugaan pengrusakan yang dilakukan oleh Nurmala Pardede.

Lanjut, Ridwan mengatakan, “Perkara ini terkait kepemilikan tanah yang diakui oleh Nurmala Pardede seluas 3000 m2 yang menjadi terdakwa dengan mengantongi AJB, padahal kepemilikan sah punya Haji Asep. Mas lihat sendiri AJB (Akte jual beli) yang dimiliki Nurmala Pardede tidak dibubuhi tanda tangan Pejabat setempat,” ujarnya kepada wartawan (05/042016).

Advertisement

“Nah yang punya Haji Asep resmi ada tanda tangan kepala desa dan Camat, merasa menjadi Tuan atas Tanah itu jadi Ibu Pardede diduga merusak plang dan menebang bambu di tanah yang menjadi perebutan. Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 406 KUHP,” terang Ridwan.

Camat Sukamakmur menghadiri sidang tersebut pada jam kerja, tidak memakai seragam dinas, dan memakai baju bebas bermotif bergaris. Ketika dimintai komentarnya oleh wartawan, dirinya berusaha menghindari. (Tengku YusRizal)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*