Bulog Siapkan Pasokan Beras untuk Kabupaten Kapuas Hulu

Kepala Bulog Kabupaten Kapuas Hulu, Nordi Muslim (dok. KM)
Kepala Bulog Kabupaten Kapuas Hulu, Nordi Muslim (dok. KM)

KAPUAS HULU (KM) – “Stock Beras luar negeri dan dalam negeri untuk Kapuas Hulu sebesar 793,729 Kg, stock dalam perjalanan kurang lebih 1.000 Ton. Beras dalam negeri dari Sulawesi, kurang lebih 443 ton, beras Jawa Timur, sebesar 69 Kg (tinggal jatah untuk karyawan), dan beras luar negeri dari Vietnam, kurang lebih 350 ton. Kalau kita lihat stock ini masih mencukupi sampai akhir masa penyalurannya, yaitu bulan Juni,” ungkap Nordi Muslim, Kepala Kansilog Kabupaten Kapuas Hulu, diruang kerjanya, Senin (25/4/2016).

Kebutuhan Raskin untuk Kabupaten Kapuas Hulu, secara global 213,840 Kg. Kebutuhan yang paling sedikit dari 23 Kecamatan yaitu Kecamatan Empanang, hanya kurang dari 2,850 Kg, sedangkan kebutuhan yang paling banyak Kecamatan Selimbau, 9,050 Kg. Jumlah kebutuhan tersebut tergantung dari jumlah penduduk per kecamatan.

“Kecamatan Hulu Gurung yang dibilang oleh Dinas Pertanian sebagai penghasil lumbung padi pun, masih membutuhkan beras Raskin. Sampai Provinsi pernah mempertanyakan persoalan ini, tetapi faktanya Kecamatan Hulu Gurung masih mengambil beras Raskin,” kata Kabulog Kapuas Hulu.

Sedangkan Kebutuhan beras Raskin untuk pertahun 25,66,080 Kg. Beras Bencana Alam yang disiapkan setiap tahunnya oleh Pemerintah Pusat sebanyak 100 Ton, semua Kabupaten diberikan jatah Bencana yang sama. Namun Stock beras untuk bencana alam Kapuas Hulu tahun 2016 belum disalurkan. Walau pun sampai saat ini masih 8 Kecamatan yang mengalami banjir. Untuk mendistribusikan beras bencana alam ini, Bulog tinggal menunggu permintaan dari Dinas Sosial. Sejauh ini belum ada permintaan beras tersebut.

Advertisement

Mengenai harga beras, untuk beras lokal, pemerintah menetapkan harga sebesar Rp.7.300 / kg sedangkan di pasaran kurang lebih Rp.13.500 dan beras seluang/beras Raja Uncak Rp.20.000/Kg. Untuk harga di penggilingan Rp.10.000 – 11.000 /kg.

“Kalau beras lokal, harganya stabil, beras lokal di luar jenis non seluang/beras Raja Uncak bervariasi. Sedangkan harga gabah kering simpan (kadar air diatas 14 persen atau 16 s/d 19 persen), tingkat petani Rp.7.000, di penggilingan harga gabah Rp.8.000,” terang Muslim. Jadi kita dari pihak Bulog tidak bisa membeli beras lokal, karena harga pasar lebih tinggi. Selama ini pun masyarakat Kapuas Hulu belum pernah menjual ke Bulog, apa pun hasil dari pertanian hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” jelasnya kepada KM, Senin 25/04.

Lebih lanjut, terkait distribusi Raskin, pihak Bulog Kapuas Hulu sejauh ini belum mendapat masalah dalam pendistribusiannya. “Kendala dalam pendistribusian, tidak ada masalah. Hanya menunggu setoran dari Desa dan Kecamatan,” pungkasnya. (Budi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*