Ketahuan Ingin Mencuri, Perampok Tikam Gadis Hingga Luka Sedalam 12cm

Kondidi mahasiswi keperawatan yang ditikam oleh perampok (dok. KM)
Kondidi mahasiswi keperawatan yang ditikam oleh perampok (dok. KM)

PONTIANAK (KM) – Baru-baru ini terjadi lagi perampokan yang sadis yang mengakibatkan seorang mahasiswi,  Dina Nurlailati Karamina (20), mahasiswi keperawatan Untan, ditikam oleh seorang perampok dengan sebuah pisau di bagian perut sebelah kanan. Perampokan terjadi pada hari Jumat malam sekitar pukul 00:25 Wib di Jalan H.R. Rahman Sungai Jawi Gg Gunung Gede No 29 Pontianak Barat, di rumah kediaman Ir. H. Fuady yang bekerja di  Dinas Pemerintahan sebagai kepala Dinas CK (Cipta Karya) Kota Pontianak.

Wartawan KM menemui Korban di RS Mitra Medika, dan tampak keadaan korban memprihatinkan. Menurut keterangan Ibunya, pada pukul 22:00 WIB mereka sekeluarga baru sampai di rumah dari perjalanan dari daerah Kab. Sambas.

“Kejadian terjadi sekitar Pukul 00:25 WIB pada saat itu semua sudah tidur. Dina terbangun tidurnya  ketika mendengar suara yang mencurigakan, ketika Dina keluar dari pintu kamarnya, Dina melihat seseorang yang berbadan besar dan mengunakan topeng masuk kerumah nya, dengan cara membongkar jendela teralis, namun  Dina tidak bisa melawan karena mulut nya dibekap dengan tangan, tetapi Dina masih meronta untuk melepaskan bekapan perampok tersebut. Akhir nya anak saya ditikam di bagian perut nya, baru lah dina berteriak setelah merasakan sakit yang dialaminya, dan perampoknya lari tidak sempat mengambil barang–barang yang ada di rumah tersebut,” ungkap ibunya.

Advertisement

“Setelah saya keatas melihat keadaan anak saya yang sudah bersimbahan darah, saya lalu bergegas membawanya ke Rumah Sakit untuk minta pertolongan Medis. Pertama saya RS Anggrek, namun tidak ada dokternya, dan saya bawa lagi ke RS Bhayangkara juga tidak ada dokternya, dan pada akhirnya saya bawa ke RS Mitra Medika. Saat ini anak sudah selesai di operasi. Keterangan dari dokter yang saya dapat luka yang di alami anak saya kedalaman nya 12cm,” ungkapnya, Minggu 20/3.

“Tapi untuk saat ini kami sudah membuat laporan ke Polsek Barat, mengenai perampokan dan penikaman, dan kami juga sudah menyerahkan barang bukti berupa pisau otomatis dan sepasang sandal yang digunakan perampok tersebut. Kami berharap semoga dari pihak kepolisian dan jajarannya bisa dengan cepat menemukan tersangka perampokan tersebut,” tutupnya. (yudhia)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*