Dianggap Langgar Kode Etik, AMY Akan Hadapi BKD

AMY-PPP
Ade Munawaroh Yasin

BOGOR (KM) – Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kabupaten Bogor, H. Hendra Budiman mengaku sudah menerima surat laporan dari Ormas Aspirasi Masyarakat Bogor Bersatu (AMBB) guna dijadikan bahan pertimbangan BKD dalam menilai pelanggaran kode etik yang disinyalir dilakukan wakil rakyat tersebut.

Tertuang dalam isi surat itu bahwa AMBB bermaksud menyampaikan aduan kepada BKD DPRD Kabupaten Bogor melalui pimpinan DPRD terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota sekaligus Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor periode 2014-2019. Menerangkan bahwa pada tanggal 23 Februari 2016 pukul 23.40 WIB adanya ungkapan yang dituliskan melalui akun media social Facebook milik pribadinya yang bernama Ade Munawaroh Yasin (AMY) yang bertuliskan “Hanya ada di Kab. Bogor Legislatif berperan sebagai eksekutif dari ngatur proyek sampai mutasi pejabat Eng..Ing.. Eng Who is the man ???” Sehingga menimbulkan beragam tanggapan bagi para pembacanya terutama tangapan negatif yang dilontarkan terhadap lembaga legislatif Kabupaten Bogor.

“Memang benar, surat tembusan dari ormas AMBB itu sudah kami terima kemarin, dan saat ini masih dalam proses dulu,” jelas politisi Partai Nasdem itu kepada KM, Selasa (15/3/16).

Ia menambahkan, dalam kasus itu pihaknya masih melakukan pengembangan. Apalagi, yang bersangkutan yakni wakil ketua Pimpinan Dewan (Ade Munawaroh Yasin,red) masih di Rumah Sakit (RS) dalam proses penyembuhan karena jatuh sakit.

”Yang bersangkutan kan masih dirawat di RS coba aja tengok, gimana kita mau tindak lanjuti. Jadi kita tunggu beberapa hari lagi, namun untuik agenda sidang BKD akan tetap dilakukan dalam waktu dekat jika beliau (AMY) sudah dapat bertugas kembali,“ tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Maryono mengungkapkan dalam perihal ini sebenarnya yang namanya wakil rakyat tidak dibenarkan jika membuat sebuah statemen di salah satu media social (Medsos) dimanapun.

”Kalau saya sebenarnya tidak ada masalah, tapi kalau bisa mas tanya lagi ke yang bersangkutan, siapa yang sebenarnya dimaksud itu agar jelas gak seperti ini jadinya,“ tukasnya politisi PAN itu. (Sahrul)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*