Tuduh Pencemaran Nama Baik, Kepsek SDN Parakan Muncang I Tuntut Klarifikasi Pemberitaan Koran Hukum

Udayah Spd, Kepsek SDN I Parakan Muncang
Udayah Spd, Kepsek SDN I Parakan Muncang

NANGGUNG (KM) – Diduga korupsi dana BOS dan jual LKS serta alergi Wartawan, Kepala Sekolah SDN Parakan Muncang I Udayah Spd merasa di cemarkan nama baiknya dan meminta kepada wartawan yang memberitakannya untuk mengklarifikasi dan mempertanggungjawabkan pemberitaannya

“Saya merasa malu dan tercemar nama baik dengan pemberitaan Media Cetak Koran Hukum yang sepihak dan tidak benar tanpa mengkonfirmasi dulu terhadap saya, dia sudah melanggar kode etik jurnalis dan tidak profesional,” ujarnya.

“Kemarin memang ada datang wartawan Koran Hukum (Sumadi CH), saya persilahkan duduk dan saya tanya siapa, dari mana dan ada perlu apa, setelah itu tidak ada obrolan apapun, seharusnya kalau ada temuan permasalahan konfirmasi kebenarannya jangan diam saja tahu-tahu besoknya ada berita yang tidak mengenakan, Masa saya harus menjelaskan semua kegiatan operasional dan keuangan sekolah, memangnya dia insfektorat atau auditor?” tegas Udayah.

Advertisement

Di singgung masalah Korupsi dana BOS dan penjualan LKS Udayah menegaskan bahwa semua itu tidak benar dan siap mempertanggung jawabkannya. “Masalah korupsi dana BOS saya sudah mempergunakan menurut aturan, dan untuk penjualan LKS tidak ada, saya persilahkan untuk setiap penerbit untuk melakukan bazar Buku – buku paket langsung tanpa melibatkan pihak sekolah,” tutup Udayah

Di konfirmasi via telepon kepala UPT Pendidikan Nanggung (Titi ) menjelaskan semua pemberitaan di Koran Hukum itu tidak benar dan tidak profesional, tidak ada nara sumber dan tidak konfirmasi kepihak sekolahan SDN I Parakan Muncang (Udayah Spd), dan meminta kepihak redaksi Koran Hukum untuk mengklarifikasi pemberitaannya. (Junaedi / DP)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*